FIFA kini menghadapi kesulitan dalam memasarkan tiket untuk turnamen Piala Dunia Antarklub 2025 yang akan berlangsung pada musim panas di Amerika Serikat.
The Times melaporkan bahwa minat masyarakat terhadap acara ini cukup rendah, sehingga FIFA merasa tidak puas dengan kecepatan penjualan tiket yang lambat.
Untuk mengatasi masalah ini, FIFA meluncurkan strategi promosi yang cukup inovatif, yaitu menawarkan paket tiket yang disebut "first-of-its-kind" untuk Piala Dunia Antarklub 2025.
Menurut dokumen "Terms of Sale" yang diterbitkan oleh FIFA, berikut adalah rincian mekanisme penawaran tersebut: Pembeli paket tiket standar, yang mencakup dua atau tiga pertandingan Piala Dunia Antarklub 2025, akan mendapatkan "opsi yang dijamin" untuk membeli satu tiket pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, yang tidak termasuk dalam partai final, seperti yang dijelaskan dalam rilis resmi FIFA.
Advertisement
Dalam klausul 4.2 dari dokumen tersebut, FIFA menegaskan hak mereka untuk menentukan pertandingan serta jenis tiket Piala Dunia 2026 yang dapat diakses oleh pembeli.
Selain itu, klausul 2.4 juga menyatakan bahwa "Tiket yang tersedia dalam Paket Tiket tergantung pada ketersediaan dan akan dijual berdasarkan prinsip siapa cepat dia dapat."
Dengan ketentuan ini, FIFA Ticketing tidak menjamin ketersediaan tiket, dan semua informasi yang disampaikan hanya bersifat panduan.
Ketentuan lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa tiket Piala Dunia Antarklub 2025 yang telah dibeli tidak boleh dijual kembali. Pembeli, atau anggota keluarga dan teman mereka, diharuskan untuk benar-benar hadir pada pertandingan tersebut.
Setelah kehadiran mereka dikonfirmasi, barulah mereka akan diberikan kesempatan untuk membeli tiket Piala Dunia 2026, dengan rincian mengenai pertandingan dan lokasi kursi yang akan diumumkan di kemudian hari.
Advertisement
Paket kedua yang tersedia adalah "Super Ticket Pack". Paket ini menyediakan satu tiket untuk setiap pertandingan dari 20 laga Piala Dunia Antarklub 2025, sekaligus memberikan "opsi yang dijamin" untuk membeli satu tiket final Piala Dunia 2026, yang merupakan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Pembeli paket "super ticket pack" diwajibkan untuk menghadiri semua 20 pertandingan yang dijadwalkan pada hari-hari yang berbeda. Secara keseluruhan, terdapat 22 hari pertandingan selama turnamen berlangsung. Namun, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pembeli diperbolehkan untuk membagikan paket ini kepada "tamu" yang memiliki hubungan yang dapat dibuktikan sebelumnya.
Tamu tersebut dapat menggantikan pemilik tiket utama untuk menghadiri sebagian dari 20 pertandingan yang ada. Di antara pemilik tiket dan tamu yang hadir, hanya satu dari mereka yang berhak untuk membeli tiket Piala Dunia 2026.
Advertisement
FIFA hingga saat ini belum mengumumkan harga tiket untuk Piala Dunia 2026, dan penjualannya baru akan dimulai pada musim gugur mendatang. Semua informasi terkait tiket masih dijaga kerahasiaannya oleh FIFA. Sementara itu, harga tiket untuk Piala Dunia Antarklub 2025 tetap sama seperti saat pertama kali dirilis pada bulan Desember lalu, baik melalui Ticketmaster maupun dalam promosi paket tiket resmi dari FIFA.
- Untuk "Kategori 1" --- yang merupakan kursi di tingkat bawah stadion --- harga tiket berkisar antara 100 dolar AS (sekitar Rp1,7 juta) hingga lebih dari 200 dolar AS untuk babak grup, dan dapat mencapai 2.600 dolar AS (belum termasuk pajak dan biaya lainnya) untuk partai final.
- Untuk "Kategori 2" --- biasanya kursi di bagian atas stadion di sisi samping --- harga berkisar antara 60 dolar AS hingga 140 dolar AS sebelum dikenakan pajak dan biaya tambahan pada babak grup. Beberapa tiket dengan harga lebih terjangkau telah dijual langsung kepada pendukung klub yang berpartisipasi.
Namun, harga-harga tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan yang ditetapkan oleh klub-klub top Eropa, dan hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan penggemar. Bailey Brown, presiden Independent Supporters Council, sebuah organisasi yang mewakili penggemar sepak bola di Amerika Serikat dan Kanada, mengungkapkan kepada Yahoo Sports pada bulan Desember lalu bahwa ia khawatir banyak penggemar yang paling antusias akan terpinggirkan karena tidak mampu menikmati pertandingan ini.
Sumber: Tribuna, Yahoo Sports