Ketika salah satu dari mereka menanyakan tentang kronologi saat Dante diajak berenang oleh Yudha, Tamara menegur kuasa hukum Yudha Arfandi.
Saat sedang menjelaskan kronologi tersebut, Tamara tiba-tiba meminta kuasa hukum Yudha agar tidak tersenyum.
"Jangan senyum-senyum pak, anak saya meninggal, tolong jaga hati saya," tegur Tamara kepada kuasa hukum Yudha Arfandi.
Advertisement
Tamara semakin marah ketika pengacara Yudha menjelaskan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang menyatakan bahwa hubungan Tamara dengan terdakwa baik-baik saja sebelum kematian Dante. Namun, dalam persidangan, Tamara mengungkapkan bahwa ia pernah mengalami perlakuan kasar dari terdakwa yang membuatnya semakin emosi.
Kemudian, pengacara terdakwa menanyakan kepada Tamara apakah dia bersedia menitipkan Dante kepada terdakwa meskipun dia pernah mengalami perlakuan kasar. Dalam BAP juga disebutkan bahwa ada isi chat yang menunjukkan bahwa Tamara sudah mengetahui bahwa terdakwa dan Dante pergi ke kolam renang.
Pengacara Yudha juga menanyakan apakah ada barang-barang milik Tamara yang ditinggalkan di rumah terdakwa, yang kemudian memicu emosi Tamara.
Advertisement
Tamara menegaskan bahwa kebiasaannya menginap di rumah terdakwa tidak ada hubungannya dengan kasus kematian Dante, meskipun terus diinterogasi.