Dampak Laporan Polisi, Inara Rusli Kehilangan Banyak Kontrak Kerja

Kasus hukum yang berkepanjangan melibatkan Wardatina Mawa ternyata memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap kondisi finansial.q1

M Altaf Jauhar
Oleh M Altaf Jauhar - Reporter
Dampak Laporan Polisi, Inara Rusli Kehilangan Banyak Kontrak Kerja
Inara Rusli. (Foto: Dok. Instagram @mommy_starla) (© 2026 Liputan6.com)

Konflik hukum yang berkepanjangan berdampak signifikan pada kondisi mental dan perekonomian Inara Rusli.

Ia harus menjalani proses bolak-balik ke kantor polisi, yang membuat banyak pekerjaan tertunda dan harus menelan kenyataan pahit. Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, menyatakan bahwa kerugian material yang dialami kliennya cukup besar akibat masalah hukum ini.

Banyak kontrak kerja yang terpaksa ditunda hingga kasus ini selesai.

"Udah pasti jumlahnya kami tidak tahu, tapi dipastikan kerugiannya cukup lumayan, karena kan banyak kontrak-kontrak yang akhirnya tidak bisa dijalankan," ujar Daru Quthny saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (13/1/2026).

Meskipun beberapa lini bisnis kecil masih berusaha bertahan, banyak pekerjaan yang terpaksa ditunda. Hampir semua kontrak kerja saat ini mengalami penundaan hingga permasalahan hukum yang dihadapi Inara selesai.

"Ya mungkin satu dua satu dua, masih aja gitu lho. Tapi sebagian besar hampir 90% lebih itu sementara menunggu perkara ini selesai. Seperti itu," lanjut Daru.

Selain dampak finansial, isu pemboikotan oleh beberapa stasiun televisi juga sempat mencuat. Namun, pihak kuasa hukum mengungkapkan bahwa mereka belum menerima informasi resmi terkait kabar tersebut.

"Nah hal itu kami sebagai kuasa hukum belum dapat klarifikasi apapun tuh. Belum dapat berita apapun mengenai hal tersebut," kata Daru.

Bagaimana kondisi mentalnya?

Inara Rusli Rugi Akibat Dipolisikan Wardatina Mawa, Ngaku Ada Banyak Kontrak Kerja Tak Bisa Dijalankan
Inara Rusli. (Foto: Dok. Instagram @mommy_starla) © 2026 Liputan6.com

Di tengah krisis ekonomi yang terjadi, kondisi psikologis Inara Rusli menarik perhatian publik karena banyaknya kritik yang diterimanya. Sebagai seorang wanita dan ibu, tekanan yang datang dari berbagai arah tentu memberikan dampak yang sulit untuk dihadapi.

"Kondisi mentalnya seperti apa? Dipastikan ya kalau untuk mental, pasti Inara pasti kena lah. Gak mungkin nggak, karena biar gimanapun kan dia seorang wanita. Nggak mungkin juga dia nggak kena mentalnya," ungkap sang pengacara.

Situasi yang dihadapi Inara mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak wanita dalam menghadapi tekanan sosial dan emosional. Dukungan dari orang-orang terdekat sangat penting untuk membantu mengatasi beban psikologis yang mungkin muncul akibat situasi yang tidak menguntungkan ini.

Dalam hal ini, perhatian publik terhadap kondisi mentalnya menjadi hal yang relevan, mengingat dampak negatif dari kritik yang terus-menerus dapat mempengaruhi kesejahteraan mental seseorang. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih memahami dan mendukung mereka yang berada dalam situasi sulit.

Silakan meredam terlebih dahulu

Inara Rusli Rugi Akibat Dipolisikan Wardatina Mawa, Ngaku Ada Banyak Kontrak Kerja Tak Bisa Dijalankan
Inara Rusli. (Foto: Dok. Instagram @mommy_starla) © 2026 Liputan6.com

Inara Rusli memilih untuk membatasi pernyataan terkait masalah yang sedang dihadapi. Keputusan ini diambil demi menjaga ketenangan situasi agar tidak semakin rumit akibat pernyataan yang tidak perlu.

"Ya untuk saat ini pertimbangannya adalah bahwa kita meredam dulu ada hal-hal atau pihak-pihak yang nanti membuat kisruh. Jadi sementara kami dari kuasa hukum tidak banyak memberikan statement apapun, karena supaya ini berjalan sesuai dengan yang diinginkan oleh Inara," jelasnya.

Langkah tersebut mencerminkan upaya untuk menghindari konflik lebih lanjut dan menjaga fokus pada penyelesaian masalah. Dengan mengurangi pernyataan publik, pihaknya berharap dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk proses yang sedang berlangsung. Hal ini juga menunjukkan komitmen Inara Rusli dan tim hukumnya untuk menangani situasi dengan hati-hati dan penuh pertimbangan.

Kurang enak badan

Kedatangan Inara bersama tim pengacara di Polda Metro Jaya bertujuan untuk menindaklanjuti upaya restorative justice yang terkait dengan kasus hukum yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa. Agenda ini seharusnya dilaksanakan pada hari Senin yang lalu.

 "Untuk hari ini, memang kondisinya kemarin itu sebetulnya harusnya Senin, tapi lagi kurang enak badan. Jadi ya saya nggak tahulah kalau memang keinginan seperti itu," ungkap Daru Quthny.

Infografis Journal_Apa Penyebab Terjadinya Perceraian? (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Journal_Apa Penyebab Terjadinya Perceraian? (Liputan6.com/Abdillah)
Rekomendasi