Aktor dan presenter Hamish Daud mengungkapkan niatnya untuk melaporkan beberapa akun di media sosial yang diduga telah mencemarkan namanya kepada pihak kepolisian. Tindakan akun-akun tersebut telah memberikan dampak buruk terhadap kariernya.
Sebelumnya, Hamish Daud sempat ragu untuk membawa masalah ini ke ranah hukum. Namun, semakin berkembangnya narasi fitnah yang beredar, ia merasa perlu untuk mengambil langkah tegas karena telah merugikan nama baiknya, keluarganya, serta pekerjaannya.
"Ada, ada beberapa (pekerjaan yang cancel)," ungkap Hamish Daud usai melaporkan kasus ini di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (18/7) lalu.
Hamish juga menyatakan hingga saat ini, ia belum dapat menentukan besaran kerugian materiil yang dialaminya akibat kasus tersebut.
"Saya nggak tahu ya," tambahnya dengan nada ragu.
Advertisement
Hamish menyatakan masalah ini tidak memengaruhi pekerjaan istrinya, Raissa. Namun, sebagai seorang kepala keluarga, ia merasa khawatir akan dampak isu ini terhadap orang-orang yang ada di sekitarnya.
"Kalau kerjaan Yaya saya rasa nggak ya. Cuma saya yang nggak enak. Sebagai kepala keluarga saya harus jaga itu," ungkap Hamish.
Advertisement
Hamish mengungkapkan Raissa memberikan dukungan terhadap keputusannya untuk mengambil langkah hukum. Ia menyatakan istrinya yakin ia akan mampu menemukan jalan keluar dari permasalahan ini.
"Pasti dia support. Cuma dia percaya saya pasti akan cari jalan keluar. Cuma saya kasihan nama baik keluarga," kata Hamish.
Advertisement
Wijayono Hadi Sukrisno, yang bertindak sebagai pengacara Hamish, menegaskan kliennya tidak memiliki hubungan pribadi dengan pemilik akun-akun yang menyebarkan informasi fitnah. Hamish tidak mengenal secara langsung semua akun yang terlibat dalam kasus ini.
“Dari klien kami nggak ada yang kenal. Jadi Hamish agak update di medsos dia, ada seperti ini dan dikonsultasikan ke kami. Makanya kita bolak-balik Polda, memastikan. Akun-akun itu fix semua nggak ada yang dikenal sama beliau,” ungkap Sukrisno.