Angela Gilsha benar-benar merasa kehilangan setelah sang adik, Marco Panari meninggal dunia. Di balik kesedihannya, Angela berusaha untuk tegar dan ikhlas. Ia pun berusaha mengenang momen terakhir bersama dengan Marco yang membuatnya sedikit lega.
Hal tersebut diungkap Angela di laman instagramnya. Sebelumnya, Angela mengaku bahwa dirinya benar-benar hancur saat mengetahui Marco menghembuskan napas terakhirnya empat hari lalu. Hatinya semakin hancur kala melihat kedua orangtuanya merasakan duka sangat mendalam.
"Pertama kali aku merasakan hancur yang sehancur hancurnya dalam hidupku. Lihat mama papa nangis histeris didepan mata. Tidak pernah sedikitpun terlintas dalam pikiranku, adikku satu satunya akan pergi secepat ini.. bisa memeluk dan mencium adikku dalam keadaan dingin, kaku dan biru," kata Angela di instagramnya.
Advertisement
Angela Merasa Lega
Angela bercerita, ada satu hal yang membuatnya merasa lega kala mengenang Marco. Yakni, di masa terakhir dalam hidupnya, Marco sempat mengungkap bahwa dirinya begitu bahagia.
"Tapi yang bikin aku lega, di masa masa terakhir hidupnya, marco bahagia. 1 hari sebelum marco pergi, latihan bawa mobil baru sama mama.. marco bilang kalau marco happy banget," terang Angela.
Advertisement
Hanya Bisa Berdoa
Bukan hal mudah bagi Angela menerima kepergian Marco. Namun, ia berusaha untuk ikhlas dan menerima bahwa ia memang sudah menjadi takdir hidup Marco. Yang bisa dilakukannya kini hanya berdoa.
"Ngga ada yang perlu disalahkan dari kejadian ini.. memang sudah jalannya dan, tidak ada yang bisa dilakukan lagi selain berdoa. Sekarang adikku sudah jadi abu. Setidaknya bagian tubuh adikku sayang masih bisa berada didekatku," paparnya.
Advertisement
Kita Bisa Sama-sama Terus
Lebih lanjut, Angela mengatakan bahwa abu jasad mendiang Marco akan terus ada bersamanya. Ia akan menyimpannya di kamar Marco.
"Kita pulang ya marco.. nanti aku taruh kamu di kamar kamu. Kita bisa sama sama terus, sampai nanti kita bisa ketemu lagi. Biar gimanapun aku harus kuat.. karena sekarang cuma aku sendiri yang bisa nguatin dan jagain mama papa," kata Angela.
"I love you marco and I miss you so much. aku berharap banget marco bisa datang ke mimpiku. Cium, peluk kakaknya," sambungnya.