Cerita Roro Fitria Tinggalkan Ritual Mistis, Kini Hijrah Mau Belajar di Pesantren

Setelah bebas dari balik jeruji besi karena kasus narkoba yang membelitnya, Roro Fitria kini tampil lebih tertutup dengan menggunakan hijab. Roro mengaku mendapat hidayah hingga akhirnya memutuskan untuk hijrah dan memperdalam ilmu agama.

Astri Agustina
Oleh Astri Agustina - Reporter
Cerita Roro Fitria Tinggalkan Ritual Mistis, Kini Hijrah Mau Belajar di Pesantren
Roro Fitria. Instagram roro.fitria1989 ©2020 Merdeka.com

Setelah bebas dari balik jeruji besi karena kasus narkoba yang membelitnya, Roro Fitria kini tampil lebih tertutup dengan menggunakan hijab. Roro mengaku mendapat hidayah hingga akhirnya memutuskan untuk hijrah dan memperdalam ilmu agama.

Dalam video di saluran YouTube Indosiar dengan tajuk 'Roro Masuk Pondok Pesantren? Tinggalkan Hal Mistis (Kiss Pagi 2020)' yang tayang 3 Agustus 2020, Roro mengatakan bahwa dirinya sudah mendalami ilmu agama sejak berada di dalam penjara.

Awalnya, wanita yang kerap menyebut dirinya Nyai itu merasa ada banyak sekali ujian yang didapatkannya dalam hidup. Mulai dari masuk bui, rumah dibobol maling, hingga sang ibunda yang meninggal dunia saat dirinya masih menjalani hukuman penjara.

Banyaknya Cobaan Hidup

"Mendalami ilmu agama dalam rutan. Nyai melihatnya aduh kenapa ya aku diuji, diuji, diuji. Namun di balik ujian itu merupakan suatu tanda sayangnya Allah kepada umatnya. Jadi awalnya sakit ya, sakit sekali, berkali-kali Allah menguji Nyai," papar Roro.

"Dari ujian yang melakukan suatu kesalahan fatal sampai terjerat kasus hukum. Kemudian Ibu lebih sakit lagi pada saat itu untuk kondisi fisiknya stroke jadi drop, terus kurang lebih Agustus 2018 Nyai sempat mengalami musibah kemalingan," sambungnya.

Kehilangan Sang Ibunda Untuk Selamanya

Ujian terberat yang dialami Roro adalah saat dirinya kehilangan sang ibunda untuk selamanya. Saat itu, Roro masih berada di dalam penjara. Dari situ, Roro mendapatkan hidayah dan memutuskan untuk menjalani hidup yang jauh lebih baik lagi.

"Yang terbesar ujian dari nyai kehilangan Ibu," imbuhnya.

Mendapatkan Hidayah Lalu Hijrah

Roro mengatakan, di balik banyaknya ujian yang didapatkan, ia pun mendapat hidayah dari Allah SWT. Kemudian, Roro mendalami ilmu agama dan memutuskan untuk berhijab. Kata Roro, tak ada yang sulit dalam proses hijrah selama memiliki niat yang baik.

"Ya kalau diniatkan dengan keimanan, akidah dan hidayah, Nyai harus diterpa oleh beberapa musibah baru Nyai mendapat hidayah dari Allah SWT. Nyai sangat bersyukur itu. Tidak ada yang susah kalau diniatkan memang semuanya diniatkan Nyai karena begitu sayangnya Nyai kepada Ibu," terang Roro.

Mau Belajar di Pondok Pesantren

Untuk memaksimalkan jalan hijrahnya, Roro akan menimba ilmu di pondok pesantren. Ia sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pondok pesantren untuk menjadi tempatnya belajar.

"Nyai sudah berkomunikasi dengan pondok pesantren untuk bisa mencari ilmu-ilmu Allah lagi untuk menguatkan ilmu Nyai, mengukuhkan istikomah dalam hijrah ini," kata Roro.

Tinggalkan Ritual Mistis

Memperdalam ilmu agama, Roro yang dulu begitu rajin melakukan ritual mistis kini berusaha untuk menghilangkannya. Ia pun memilih untuk lebih bijak dalam melakukan adat istiadat budaya.

"Alhamdulillah Nyai dalam proses hijrah ini Nyai memilah, harus bijak memilah dan memilih mana yang bener-bener, mana yang merupakan adat istiadat budaya, mana yang sudah maaf terbelokan dari syariat agama Islam," papar Roro.

"Jadi Nyai memandang untuk memandikan keris sepertinya tidak perlu lagi namun harus merawat, dalam arti ya membersihkan karena itu semua peninggalan pusaka," paparnya.

Sementara itu, Roro memang memiliki indra keenam yang membuatnya dekat dengan hal-hal yang berbau klenik. Sejak kecil Roro sudah dibekali keluarganya pengetahuan untuk meneruskan budaya leluhur.

Maka dari itu, dulu ia kerap melakukan sederet ritual seperti saat malam Jumat Kliwon, malam Selasa Kliwon, malam weton kelahirannya, ia menjalani tiga ritual. Seperti berendam di air sumur Bidadari Bogor.

Rekomendasi