Masalah nafkah bukan menjadi alasan utama bagi Tata Janeeta untuk melakukan gugatan cerai terhadap suaminya, Efran. Komunikasi yang 'mandeg' menjadi alasan eks Mahadewi itu.
"Urusan nafkah, Tata tidak mempersoalkannya. Apalagi masalah ini kan bukan soal nafkah, atau perbedaan nafkah. Tata lebih tegar ya," ucap Bachtiar Djalaluddin dari Kantor Hukum Bars Law Firm, saat dihubungi wartawan, Sabtu (23/2).
Tata tidak mempersoalkan ketika suaminya tidak mencukupi diri dan anaknya dalam hal materi.
"Kalau anaknya tidak dinafkahi, ya dia akan menafkahi dirinya sendiri, dan anaknya. Tidak akan dipersoalkan Tata," tuturnya.
Soal gugatan lain di luar perceraian, Tata meminta hak asuh untuk anaknya. "Hak asuh anaknya itu juga diminta Tata. Dan sesuai hukum, anak dibawah usia 5 tahun akan ikut ibunya. Soal harta gono-gini, akan diatur berdua secara baik-baik," tandasnya. (kpl/ato/rzm)