Hari bahagia bagi Luna Maya dan Maxime Bouttier akhirnya tiba. Rangkaian acara pernikahan mereka dimulai pada hari ini, Selasa (6/5).
Tidak hanya itu, kedua calon pengantin juga mengundang warganet untuk ikut serta dalam "kondangan online." Hal ini diumumkan melalui unggahan di akun TS Media yang dibagikan kembali oleh Luna Maya.
"Kepada Teman Setia di Tempat. We invite you to the wedding of Luna & Maxime 6-7 Mei 2025," demikian isi tulisan dalam konten video yang mereka sebarkan.
Sementara itu, "lokasi" dari kondangan tersebut di TikTok dan kanal YouTube Luna Maya yang akan menyiarkan acara secara langsung. Warganet yang menyaksikan juga diundang untuk meninggalkan komentar sebagai jejak kehadiran mereka.
Pada Selasa (6/5) pagi, sekitar pukul 9 WIB, live streaming dimulai dengan menampilkan acara siraman yang diselenggarakan di luar ruangan di Bali. Beberapa selebritas terlihat hadir untuk meramaikan acara ini, termasuk Nirina Zubir dan Ernest Cokelat, serta tamu-tamu lainnya.
Acara adat Jawa siraman berlangsung dengan penuh khidmat. Air siraman yang digunakan berasal dari berbagai sumber, seperti kediaman di Jakarta, kantor TS Media Masjid Al Azhar, rumah Ibu Desa di Bali, tempat akad nikah, hingga air zam-zam. Perbedaannya, air siraman untuk Luna Maya diambil dari kediaman eyang dari pihak almarhum ayah, sementara untuk Maxime Bouttier, ada yang berasal dari Shanghai.
Advertisement
Ritual siraman dimulai dengan Luna Maya yang melakukan sungkeman kepada ibunya, kemudian dilanjutkan dengan membasuh kaki wanita yang telah melahirkannya. Ia terlihat anggun mengenakan kebaya putih dan kain berwarna pink, sementara rambutnya ditata rapi dengan konde.
Di sisi lain, keluarga Luna Maya mengenakan seragam kebaya dan beskap yang serasi dengan warna pink lembut. Seluruh prosesi siraman berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana yang syahdu.
Advertisement
Terlihat ibunda Luna Maya mengusap beberapa kali ujung matanya, menandakan rasa haru saat melepas sang anak untuk memulai fase baru dalam kehidupannya.
"Ya Allah ya Tuhan kami, jadikanlah air ini yang memberikan kesucian dan kebersihan dari dosa dan kesalahan. Dan basuhkanlah hamba dengan basuhan rahmat dan kasih sayang-Mu," demikian doa yang dipanjatkan oleh Luna Maya dalam acara tersebut.
Setelah mengucapkan doa, Luna pun berganti pakaian untuk melaksanakan prosesi siraman. Ia mengenakan rangkaian bunga melati yang melingkari tubuhnya dan membiarkan rambutnya tergerai.
Prosesi siraman ini memiliki makna sebagai ritual penyucian lahir dan batin, di mana air yang dipercikkan dari kepala hingga kaki melambangkan kesiapan untuk memasuki fase kehidupan yang baru. Setelah Luna Maya menyelesaikan prosesi tersebut, Maxime Bouttier juga melaksanakan ritual yang sama.
Keduanya mengikuti tradisi ini dengan penuh khidmat, menunjukkan betapa pentingnya momen sakral ini dalam kehidupan mereka.