Seorang pria menjalani terapi bekam menggunakan tanduk sapi, yang disediakan oleh para relawan di tenda sementara yang didirikan untuk menampung keluarga santri yang hilang di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam. (AFP/ Juni Kriswanto)
Advertisement
Seorang pria menjalani terapi bekam menggunakan tanduk sapi di tenda sementara bagi keluarga santri yang hilang, di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam. Bekam tanduk sapi tetap menjadi pilihan pengobatan tradisional bagi sebagian masyarakat.
Terapi ini dilakukan dengan membakar tanduk menggunakan methanol atau spiritus selama beberapa detik, lalu menempelkannya di tubuh pasien. Sensasi hangat muncul saat tanduk menempel, semakin terasa saat pasien bergerak. Proses ini berlangsung sekitar lima menit.
Advertisement
Bekam modern kini biasanya menggunakan mangkuk atau gelas dari melamin, atau media khusus yang bisa disesuaikan kekuatan sedotannya dengan alat vakum. Namun, prinsip dasarnya sama: menyedot kulit untuk membantu kesehatan. Manfaat bekam antara lain membuang racun dan angin, menurunkan kolesterol, melancarkan peredaran darah, meredakan demam dan kelelahan, serta mengurangi nyeri dan keluhan tubuh lainnya.
Seorang pria menjalani terapi bekam menggunakan tanduk sapi, yang disediakan oleh para relawan di tenda sementara yang didirikan untuk menampung keluarga santri yang hilang di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Tanduk sapi yang digunakan sebagai terapi bekam di tenda sementara yang didirikan untuk menampung keluarga santri yang hilang di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam AFP/ Juni Kriswanto
Seorang pria menjalani terapi bekam menggunakan tanduk sapi, yang disediakan oleh para relawan di tenda sementara yang didirikan untuk menampung keluarga santri yang hilang di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Seorang pria menjalani terapi bekam menggunakan tanduk sapi, yang disediakan oleh para relawan di tenda sementara yang didirikan untuk menampung keluarga santri yang hilang di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Seorang pria menjalani terapi bekam menggunakan tanduk sapi, yang disediakan oleh para relawan di tenda sementara yang didirikan untuk menampung keluarga santri yang hilang di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Seorang pria dipijat usai menjalani terapi bekam menggunakan tanduk sapi, yang disediakan oleh para relawan di tenda sementara yang didirikan untuk menampung keluarga santri yang hilang di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, Minggu (05/10/2025) malam. AFP/ Juni Kriswanto
Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.
Dengan langkah yang mudah ini, Anda dapat menghilangkan aroma tajam dari daging sapi atau kambing sambil membuatnya lebih lembut dalam waktu dua puluh menit.
Dengan langkah yang mudah ini, Anda dapat menghilangkan aroma tajam dari daging sapi atau kambing sambil membuatnya lebih lembut dalam waktu dua puluh menit.
Beberapa bahan alami seperti jeruk nipis, cuka, dan daun rempah dapat membantu menghilangkan bau tidak sedap sekaligus membuat kaki kambing lebih empuk.