Anggota Komisi I DPR Ingatkan Dampak Perang India-Pakistan ke Perdagangan RI
Menurutnya, ketegangan yang terjadi di wilayah itu cepat atau lambat pasti akan memiliki dampak yang signifikan kepada perdagangan Indonesia.
Anggota Komisi I DPR Dave Laksono menilai, perang antara India dan Pakistan yang meletus baru-baru pasti berdampak ke Indonesia. Sebab, dua negara itu termasuk mitra dagang Indonesia.
"Karena konflik apapun itu pasti akan berdampak buruk pada regional dan juga Indonesia, mengingat juga India dan Pakistan merupakan salah satu trading partners kita yang cukup signifikan di berbagai macam sektor," kata Dave saat dihubungi, Kamis (8/5).
Menurutnya, ketegangan yang terjadi di wilayah itu cepat atau lambat pasti akan memiliki dampak yang signifikan kepada perdagangan Indonesia.
"Dan juga bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi kita, tentu kepentingan kita adalah untuk mendorong terjadinya perdamaian dan terus mendorong diplomasi agar bisa menyelesaikan apapun konflik yang muncul di saat ini," tuturnya.
RI Perlu Dorong Perdamaian India-Pakistan
Menurut Dave, ketegangan antara India dan Pakistan berawal dari peristiwa partition (pembagian) pada tahun 1947 dan hingga kini tidak benar-benar selesai.
Dave menyebut, Indonesia selaku sahabat dari dua India Pakistan memiliki sejarah panjang sebagai sesama negara yang bisa keluar dari imperial kolonialisme masa lampau.
Politikus Golkar ini mengatakan, Indonesia akan berupaya untuk mendorong perdamaian India dan Pakistan.
"Dan juga merupakan sesama pejuang akan hak-hak kemerdekan dari negara negara tertindas pasti kita akan memiliki pemahaman yang sama untuk mendorong perdamaian," pungkasnya.