Rupiah kembali perkasa, ditutup di level Rp 13.063 per USD
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat di perdagangan hari ini, Kamis (8/9). Rupiah ditutup di level Rp 13.063 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.085 per USD.
Mengutip data Bloomberg, Rupiah bergerak cukup fluktuatif sepanjang hari. Sempat menyentuh Rp 13.115 per USD, namun Rupiah kembali menguat dan sempat menyentuh Rp 13.043 per USD.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, menguatnya nilai tukar Rupiah disebabkan tingginya aliran dana yang masuk ke dalam negeri semenjak ada kebijakan pengampunan pajak atau Tax Amnesty.
"Pengampunan pajak tidak hanya membawa likuiditas untuk belanja modal, tapi juga membawa likuiditas dari luar yang akan mendorong penguatan Rupiah," katanya di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Senin (5/9).
Perry optimis dana dari luar negeri akan masuk lebih banyak ke Indonesia. "Tahun ini saja sudah sekitar Rp 160 triliun. Ini sudah masuk ke portofolio asing membeli SBN (Surat Berharga Negara) atau saham,"jelasnya.
Selain itu, penguatan nilai tukar Rupiah juga didorong meningkatnya kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia yang semakin membaik.
"Di negara-negara kawasan Asia lainnya, negara yang memiliki prospek pemulihan ekonomi yang baik hanya India dan Indonesia," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya