Panen di musim hujan, pemerintah desak Bulog miliki pengering gabah

"Bulog sejak beberapa bulan lalu itu sudah kita minta menyewa dryer," ucap Menko Darmin.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Panen di musim hujan, pemerintah desak Bulog miliki pengering gabah
padi. ©Istimewa

Pemerintah mendesak Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk segera memiliki pengering gabah guna mengatasi masa panen di musim hujan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, masa panen baru dimulai saat intensitas hujan sedang tinggi. Kondisi ini mengancam kualitas padi para petani.

"Kalau panen musim hujan itu bukan hanya yang terjadi itu padinya kadar airnya tinggi, itu kadang-kadang kalau ditiup angin hujan padinya roboh, bisa-bisa harus dipanen padahal belum matang benar," kata Darmin di Kantor Menko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (9/3).

Darmin mengungkap, bahwa pemerintah melihat pembelian gabah petani oleh Bulog terhambat lantaran Bulog belum memiliki pengering gabah..

"Bulog sejak beberapa bulan lalu itu sudah kita minta menyewa dryer, kenapa kita minta menyewa dryer? Karena selama ini dulu kelihatannya Bulog tidak punya dryer, sehingga kita bilang 'Lho kamu enggak punya dryer berarti kamu enggak pernah beli gabah, pasti belinya beras. Iya, katanya. Nah sehingga saya bilang, enggak bisa, anda beli, sewa atau beli terserah lah," papar Darmin.

Oleh sebab itu, lanjut Darmin, Presiden Joko Widodo kemudian menginstruksikan semua pihak untuk membentuk Kementerian Pertanian dan Bulog agar bisa menampung hasil panen petani.

"Presiden meminta aparat Kementerian Pertanian itu ikut membantu Bulog untuk melaksanakan pembelian-pembelian agar jangan sampai panen dari petani itu kemudian terlantar, enggak ada yang beli. Nah dia enggak akan mungkin bisa mengeringkan itu pada musim hujan begini, itu padinya intinya pokoknya harus dibeli. Supaya bisa kemudian bisa di-dryer kalau perlu bagaimana ini nya sehingga bisa jadi beras yang bisa disimpan," tutup Darmin.

Rekomendasi