Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Paket kebijakan X, Jokowi buka peluang asing kuasai industri film

Paket kebijakan X, Jokowi buka peluang asing kuasai industri film Ilustrasi nonton film. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/Serg Zastavkin

Merdeka.com - Pemerintahan Jokowi-JK baru saja mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid X. Salah satu isinya adalah mengenai hasil revisi Daftar Negatif Investasi (DNI) di beberapa sektor usaha Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pemerintah membuka 20 bidang usaha untuk asing dengan besaran saham tertentu, yang sebelumnya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 100 persen.

Salah satu usaha yang dibuka untuk asing adalah industri perfilman termasuk peredaran film. Di sektor ini, asing dipersilakan untuk investasi 100 persen.

"Revisi DNI membuka 20 bidang usaha untuk asing yang sebelumnya PMDN 100 persen. Bidang usaha itu antara lain industri perfilman termasuk peredaran film," ucap Darmin di Jakarta, Kamis (11/2).

Sebelumnya, para pekerja kreatif film Indonesia mendukung penuh rencana Presiden Jokowi untuk membuka DNI di bidang usaha film sektor eksibisi, distribusi, produksi dan teknik. Revisi aturan ini dilihat sebagai sebuah peluang besar untuk memajukan industri perfilman nasional.

"Revisi DNI ini bukan hanya memberi akses permodalan dan penambahan layar, tetapi juga peningkatan standar dan kapasitas kompetensi pekerja film kreatif Tanah Air," ucap pekerja kreatif film Indonesia dalam keterangannya di Jakarta.

Pekerja kreatif film Indonesia sendiri terdiri dari Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI), Asosiasi Produser Film Indonesia (Aprofi) dan lain sebagainya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP