Nasabah nilai Bakrie Life selalu ingkar janji

Para nasabah meminta pemerintah ikut campur menyelesaikan tunggakan Bakrie Life.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Nasabah nilai Bakrie Life selalu ingkar janji
demo lapindo. ©2012 Merdeka.com

Nasabah Diamond Investa Bakrie Life meminta campur tangan pemerintah dalam hal penyelesaian kasus gagal bayar produk asuransi Diamond Investa yang dikeluarkan perusahaan milik keluarga Bakrie ini. 

"Kami mengimbau pada badan-badan pemerintah, DPR, Menkeu. Kami akan minta campur tangan mereka," kata perwakilan nasabah Diamond Investa Freddy Koeshariono di Bapepam-LK, Rabu (25/7).

Dia mengaku Bakrie Life memang tidak pernah menolak untuk bertemu dan membicarakan solusi kasus ini. Namun, hanya sebatas pembicaraan tanpa hasil yang konkrit. Selama tujuh bulan ini, nasabah hanya dibayar dengan nihil dengan alasan tidak ada dana. "Pak Timoer tidak pernah menghindar selama pertemuan setiap dua minggu sekali dia selalu datang," katanya. Tetapi selalu mengungkapkan tidak ada uang untuk membayar tunggakan. 

Dia menegaskan selama 3 tahun ini Bakrie Life baru membayar sebesar 15 persen dari total dana sebesar Rp 360 miliar. Hingga saat ini Bakrie Life baru membayar sebesar Rp 90 miliar sehingga masih menyisakan utang sebesar Rp 270 miliar.

Sekitar 250 nasabah menanamkan dana di Diamond Investa, produk Bakrie Life. Namun Bakrie Life mengalami kasus gagal bayar pada 2008 silam. Sesuai dengan SKB, pembayaran utang dan cicilan bunganya harus dilunasi selambatnya pada 31 Januari 2012. Hingga kini, janji itu belum ditepati. Bahkan, karena sering lambatnya pembayaran membuat para nasabah sering melakukan unjuk rasa. 

Rekomendasi