Arti Masa Pensiun: Kisah Kakek 72 Tahun Pengasuh Anjing Pemandu Tunanetra

Awalnya, Jerry hanya berkunjung ke Guiding Eyes for the Blind, sebuah organisasi penyedia anjing pemandu bagi penyandang tunanetra yang lokasinya dekat dari rumahnya.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Arti Masa Pensiun: Kisah Kakek 72 Tahun Pengasuh Anjing Pemandu Tunanetra
The smartest dog breeds. (Photo: wirestock/Magnific)

Memasuki masa pensiun, kebanyakan orang memilih menghabiskan waktu dengan menekuni hobi yang sempat tertunda, seperti berkebun, bermusik, atau menjadi sukarelawan. Langkah serupa diambil oleh Jerry Burns setelah resmi pensiun pada usia 72 tahun.

Mengutip laman Business Insider, sebelum benar-benar berhenti, Jerry telah mengelola bisnisnya sendiri selama 53 tahun. Memasuki usia 60-an, ia mulai mengurangi jam kerja menjadi empat jam sehari. Dari sanalah muncul dorongan untuk menjadi sukarelawan, sebab ia tetap menginginkan tujuan hidup yang jelas di fase berikutnya.

Awalnya, Jerry hanya berkunjung ke Guiding Eyes for the Blind, sebuah organisasi penyedia anjing pemandu bagi penyandang tunanetra yang lokasinya dekat dari rumahnya. Namun, karena terkesan dengan tata kelola organisasi yang sangat rapi, ia akhirnya memutuskan untuk bergabung secara rutin.

Tugas harian Jerry meliputi memberi makan hingga mengajak jalan-jalan anjing-anjing di fasilitas tersebut. Tak jarang, ia juga membawa pulang beberapa anjing untuk dirawat sementara.

Sebagian besar anjing di fasilitas tersebut merupakan ras Labrador Retriever, sementara 10 persen sisanya adalah German Shepherd. Ras German Shepherd dikenal berintelegensi tinggi, tetapi kerap merasa cemas saat berada di penangkaran yang kerap ditunjukkan melalui gonggongan berlebih atau gerakan melompat-lompat untuk meluapkan emosi.

 

Pengalaman Pelihara German Shepherd

German Shepherds
German Shepherd dog. (Photo: Hans Kemperman/Pixabay)

 

Pengalaman memelihara German Shepherd pada usia 20-an membuat Jerry memiliki ketertarikan dan ikatan emosional khusus dengan ras ini. Di bawah penanganannya, anjing-anjing yang semula gelisah perlahan menjadi tenang dan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya. Jerry bahkan pernah menyuapi langsung seekor anjing yang sangat kesulitan beradaptasi di penangkaran.

Kecintaannya pada kegiatan ini mendorong Jerry untuk mengadopsi secara resmi seekor anjing German Shepherdbernama Kohl, yang kini tinggal bersamanya mendampingi anjing Mini Australian Shepherd miliknya.

Bagi Jerry, kebahagiaan terbesar datang ketika mendengar kisah para penyandang tunanetra tentang bagaimana anjing-anjing pemandu tersebut mengubah dan membantu kehidupan mereka.

"Mendengar cerita keberhasilan program ini membuat saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari kebaikan tersebut," ungkap Jerry.

Reporter Magang: Hanan Mahira Amani

Rekomendasi