Kolaborasi dengan TAT, Transnusa Perkuat Rute Jakarta-Bangkok dan Bali-Phuket

Kemitraan dengan Tourism Authority of Thailand merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor penerbangan dan pariwisata kedua negara.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Kolaborasi dengan TAT, Transnusa Perkuat Rute Jakarta-Bangkok dan Bali-Phuket
TransNusa resmi operasikan pesawat COMAC ARJ21-700 pertama di Indonesia

PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) berkomitmen mendorong konektivitas dan pertumbuhan sektor pariwisata antara Indonesia dan Thailand. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Tourism Authority of Thailand (TAT) di Jakarta.

Melalui kemitraan ini, Transnusa dan TAT siap meluncurkan beragam program promosi bersama. Kolaborasi tersebut mencakup partisipasi dalam pameran pariwisata internasional, kampanye pemasaran bersama, pengembangan konten digital, penyelenggaraan lokakarya (workshop), hingga program familiarization trip (fam trip) bagi media dan pelaku industri.

Tak hanya itu, kedua pihak berkomitmen memperkuat penerbangan langsung, khususnya pada rute Jakarta–Bangkok dan Bali–Phuket. Langkah ini diharapkan memberi masyarakat akses perjalanan yang lebih mudah, nyaman, hemat waktu, serta menawarkan lebih banyak pilihan penawaran menarik ke berbagai destinasi di Thailand, baik kota utama maupun destinasi wisata baru.

Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis, menyampaikan bahwa kemitraan dengan Tourism Authority of Thailand merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor penerbangan dan pariwisata kedua negara.

"Thailand merupakan salah satu destinasi favorit bagi wisatawan Indonesia, sehingga kami melihat peluang besar untuk terus meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan perjalanan melalui jaringan penerbangan kami. Melalui kolaborasi dengan Tourism Authority of Thailand, kami berharap dapat menghadirkan lebih banyak inisiatif promosi yang mendorong minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Thailand, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan bernilai bagi para pelanggan,” ujarnya.

Perluas Jangkauan Rute Internasional

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi Transnusa untuk memperluas jangkauan rute internasional di kawasan ASEAN yang memberi manfaat konkret bagi wisatawan maupun perekonomian.

"Kami juga optimistis kerja sama ini akan semakin memperkuat konektivitas pada rute Jakarta–Bangkok dan Bali–Phuket serta membuka lebih banyak peluang bagi pertumbuhan sektor pariwisata kedua negara," tambah Datuk Bernard.

Sebagai informasi, penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Gubernur Tourism Authority of Thailand (TAT), Thapanee Kiatphaibool, bersama Datuk Bernard Francis selaku Group CEO Transnusa. 

"Kerja sama strategis ini menjadi langkah nyata dalam memperluas kolaborasi promosi pariwisata sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di kawasan ASEAN."

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pidato utama (Keynote Address) oleh H.E. Anutin Charnvirakul, Perdana Menteri Kerajaan Thailand. Pertukaran dokumen MoU yang berlangsung di hadapan Perdana Menteri dalam agenda Indonesia–Thailand Business Forum ini makin menegaskan krusialnya kemitraan kedua pihak dalam mempererat hubungan ekonomi dan pariwisata bilateral.

Rekomendasi