Cadangan gas bumi Indonesia tercatat mencapai 144,06 trilion cubic feet (TCF) per Januari 2016 lalu. Jumlah tersebut terdiri dari cadangan terbukti mencapai 101,22 TCF dan potensial 42,84 TCF.
Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris mengatakan, cadangan tersebut akan habis dalam 48 tahun, jika asumsi tingkat produksi gas per tahun mencapai 3 TCF. Namun, jumlah itu baru 12,3 persen dari total perkiraan cadangan gas bumi nasional.
"Cadangan gas tersebut tersebar dari Sabang sampai Merauke. Terbesar berada di Natuna mencapai 49,87 persen. Itu berdasarkan data Ditjen Migas Kementerian ESDM pada Januari 2016," ujarnya di Makassar, Kamis (2/11).
Dia memaparkan cadangan kedua terbesar berada di Sumatera mencapai 28,79 persen. Dengan sebaran, Nangroe Aceh Darussalam sebesar 7,56 persen, Sumatera Utara 0,8 persen, Sumatera Tengah 7,51 persen, Sumatera Selatan 12,92 persen.
Terbesar ketiga berada di Papua mencapai 19,03 persen. Keempat, Maluku mencapai 16,73 persen dan Kalimantan 14,75 persen. Sementara, Pulau Jawa hanya memiliki cadangan gas bumi sebesar 12,27 persen.
"Paling rendah Sulawesi, cadangan gasnya hanya 2,66 persen," tegas Andi.