Chairul Tanjung: Penguasa makin kaya, rakyat miskin makin melarat

"Tidak ada korelasi antara pasar saham dengan pasar Tanah Abang. Pedagang pasar Tanah Abang mengeluh penjualannya turun disaat pasar modal cetak rekor," ujar Chairul Tanjung.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
Chairul Tanjung: Penguasa makin kaya, rakyat miskin makin melarat
Chairul Tanjung . REUTERS / Beawiharta

Bos CT Corp, Chairul Tanjung, mengungkapkan ketimpangan ekonomi masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang belum kunjung usai. Indikatornya, bisa terlihat di pada pasar saham dan Tanah Abang.

"Tidak ada korelasi antara pasar saham dengan pasar Tanah Abang. Pedagang pasar Tanah Abang mengeluh penjualannya turun disaat pasar modal cetak rekor," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (4/4).

Fenomena ekonomi saat ini, lanjutnya, ialah penguasa semakin kaya dan rakyat miskin makin melarat. "Terjadi akumulasi kapital terhadap penguasa, makin lama makin besar," tuturnya.

Maka dari itu, dia menyarankan pemerintah untuk berinvestasi pada dunia pendidikan. Di mana, peningkatan pada kualitas sumber daya manusia (SDM) akan menciptakan daya saing yang sehat.

"Untuk menang perlu juga SDM yang kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha."

Rekomendasi