Pemerintah menegaskan bakal berhati-hati melakukan pemangkasan anggaran. Ini agar langkah tersebut tak mengganggu pencapaian target Kabinet Kerja dan perekonomian Indonesia.
"Seperti disampaikan di sidang kabinet, setelah kajian mendalam dan hati-hati, kami akan putuskan," ujar Sri Mulyani Indrawati seusai pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Jakarta, Rabu (10/8).
Seperti diberitakan sebelumnya, Sri Mulyani mendorong pemangkasan anggaran belanja pemerintah dan dana transfer ke daerah sebesar Rp 133 triliun pada APBN-P 2016. Ini untuk menjaga defisit anggaran tak lebih dari 3 persen.
Mengingat, target penerimaan pajak diperkirakan meleset Rp 219 triliun dari target Rp 1.526 triliun.
"Kami sampaikan ke DPD, penerimaan pajak 2 tahun terakhir selalu di bawah target. Ini menyebabkan basis penghitungan penerimaan negara tahun ini sangat tidak realistis. Kami mengusulkan untuk melakukan beberapa penyesuaian agar APBN lebih kredibel," katanya.
"Diperlukan langkah-langkah untuk mengamankan APBN-P dengan berbagai tindakan di sisi pengeluaran."


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9387721/original/039463600_1793537014-marurar1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4933020/original/037785200_1725083950-pexels-yogendras31-1438461.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384540/original/035369400_1793175418-WhatsApp_Image_2026-10-28_at_13.00.56__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9362113/original/018622600_1790757925-imgi_11_akad-hawalah-adalah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4175625/original/042267600_1664453083-shutterstock_1090029848.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1553962/original/019771000_1540541277-singa.jpg)