Para model kelas dunia umumnya dinilai dari kecantikannya saat seseorang langsung melihatnya. Para juri di kompetisi-kompetisi dunia juga menilai para model berdasarkan tampilan saat mereka melihat langsung. Namun sekarang, seiring dengan perkembangan teknologi, media sosial Instagram pun bisa memprediksi siapa yang akan menjadi model kelas dunia selanjutnya.
Seperti dilansir dari CBS News, ilmuwan dari Indiana University menciptakan sebuah formula yang berhasil meramalkan sebagian besar para model baru yang akan muncul pada kompetisi para model atau pada Fashion Week.
Para peneliti mengumpulkan data pada 400 model perempuan. Mereka mengamati rambut, warna mata, tinggi badan, pinggul, pinggang, perut, pakaian, hingga ukuran sepatu.
Tidak hanya itu, para peneliti juga melihat akun Instagram para perempuan tersebut. Mereka mencatat jumlah posting, jumlah 'suka', dan komentar dari setiap foto yang diunggah oleh calon model tersebut. Para peneliti juga mencatat komentar yang mereka peroleh positif atau negatif.
"Ketika kami menambahkan informasi sosial, kami menyadari bahwa kami dapat memprediksi di atas 80 persen, para perempuan yang akan menjadi model baru dan populer dalam waktu dekat" ujar Emilio Ferrara, ilmuwan komputer di University od Southern California.
Pada penelitian tersebut, dari 8 orang model yang akan diprediksi akan menjadi populer, ternyata 6 dari prediksi tersebut memang benar menjadi model yang paling populer. Sebaliknya, dari 7 model yang diprediksi mendapat skor terendah untuk tingkat popularitas, 6 dari mereka memang benar mendapat nilai terendah.
Dari sinilah para peneliti melihat bahwa media sosial bisa membantu memprediksi keberhasilan seseorang, terlebih lagi untuk memprediksi model yang populer di kemudian hari.
"Jika Anda seorang model yang mempunyai akun Instagram, Anda lebih mungkin untuk menjadi terkenal dari rekan Anda yang tidak mempunyai akun Instagram" tambah Ferrara.
Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa model dengan rata-rata mengunggah banyak foto di Instagram, akan memiliki kesempatan 15 persen lebih tinggi untuk populer. Tetapi hasil mengejutkan juga didapat pada penelitian ini bahwa model yang mendapat banyak 'like' di foto Instagramnya, kemungkinan popularitasnya malah menurun 10 persen.