Jaringan 4G Telkomsel pasca-gempa di Kabupaten Donggala, Kota Palu, dan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kini berangsur dapat diakses di sebagian besar wilayah terdampak gempa. Telkomsel juga membuka posko untuk pencarian keluarga yang hilang, dapur umum, dan memberikan fasilitas telepon serta SMS gratis di posko GraPARI Palu, yang berada di Jalan Professor Muhammad Yamin No 9, Palu Selatan, Lolu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Selain itu, Telkomsel juga memanfaatkan lokasi-lokasi utama yang sudah stabil layanan broadband (voverage POI penting on air) : kantor Gubernur untuk layanan 2G/3G/4G
; Polda (2G/3G/4G); kamp pengungsian Telkom (2G/3G/4G); bandara (2G/3G/4G); Balaikota pengungsian (2G/3G/4G); Posko Basarnas (2G/3G/4G); dan RSUD Bhayangkara (3G/4G).
Telkomsel juga memfasilitasi para pelanggannya berdonasi bagi korban gempa Donggala melalui UMB *800*01#, aplikasi TCASH, dan QR Code.
Denny Abidin, GM External Corporate Communications Telkomsel, mengatakan saat ini layanan komunikasi SMS dan suara sudah normal, sedangkan layanan data 4G juga berangsur pulih di beberapa wilayah, seperti Poso, Donggala, Luwuk, Toli-Toli, Buol, Pasangkayu, dan Tondo di Kota Palu. Dalam waktu cepat, Telkomsel mengerahkan tim Siaga Bencana TERRA (Telkomsel Emergency Response & Recovery Activity) untuk pendirian posko darurat serta percepatan pemulihan layanan jaringan telekomunikasi.
“Sebagai operator yang memiliki cakupan terluas di Sulawesi Tengah, Telkomsel terus berupaya maksimal untuk memulihkan jaringan di wilayah-wilayah yang terkena bencana. Untuk itu, tim kami bergerak cepat dalam waktu kurang dari 24 jam memobilisasi genset untuk catuan daya serta memasang mobile BTS. Kami juga membuka posko untuk pencarian keluarga yang hilang dan dapur umum di depan GraPARI Palu,” ujar Denny dalam keterangan resminya, kemarin.
“Kami atas nama Telkomsel turut berduka atas terjadinya bencana gempa di Sulawesi Tengah ini dan memohon maaf atas ketidaknyaman akibat gangguan layanan telekomunikasi yang terjadi. Telkomsel juga mengirimkan bantuan berbagai kebutuhan para korban seperti kebutuhan pokok, medis, dan akses telekomunikasi dengan memberikan fasilitas telpon dan SMS gratis,” pungkas Denny.