Ada ratusan mungkin ribuan status-status seperti itu yang bermunculan dari waktu ke waktu di jejaring sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Path dan lain sebagainya.Memang sekarang ini, banyak orang dengan sembarangan mengunggah status atau juga foto-foto yang menurutnya biasa saja dan tidak melanggar hukum atau norma, namun justru menjadi kontroversi karena menyinggung perasaan banyak orang.Ada ratusan mungkin ribuan status-status seperti itu yang bermunculan dari waktu ke waktu di jejaring sosial, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, Path dan lain sebagainya.Dan, berita yang sangat menyita banyak perhatian saat ini adalah terkait status seorang mahasiswi S2 Kenotariatan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menghina Sultan dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).Berikut 4 status di jejaring sosial yang berujung pada pembullyan secara massal.
Advertisement
Tifatul Sembiring
Pada bulan Januari 2014 lalu, Menkominfo Tifatul Sembiring pernah mengunggah satu tweet yang akhirnya mendapatkan reaksi keras dan beragam dari pengguna internet di Indonesia.Dalam tweet yang tertulis, "Tweeps Budiman, memangnya kalau internetnya cepat mau dipakai buat apa?…:D *MauTauBanget*" tersebut, tidak sedikit dari pengguna Twitter yang secara terang-terangan menghujat baik dengan sindiran atau juga langsung dengan kata-kata kasar.
Advertisement
Ani Yudhoyono
Masih pada bulan Januari 2014 lalu, ketika Ibu Ani Yudhoyono menanggapi komentar dari seorang netizen dengan nama account @zhafirapsp, yaitu " Di saat rakyatnya yang sedang kebanjiran, ibu negara malah sibuk dengan akun instagramnya :))" berujung pada pembullyan secara massal oleh para pengguna internet lainnya.Hal itu disebabkan karena jawaban istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut menurut banyak orang terkesan lucu. "@zhafirapsp Lho ibu Jokowi dan ibu Ahok ke mana ya? Koq saya yang dimarahi?"Memang tidak sedikit yang justru menghujat pemilik account @zhafirapsp, akan tetapi banyak juga yang justru membelanya karena berani menyindir langsung terhadap sang Ibu Negara.
Berita selengkapnya: Disindir soal banjir, Ibu Ani Yudhoyono marah-marah di Instagram
Advertisement
Dinda
Sekitar bulan April 2014 lalu, ada seorang wanita bernama Dinda yang akhirnya dibully di jejaring sosial karena statusnya di Path yang tidak menunjukkan empati terhadap ibu hamil di KRL.Dalam statusnya tersebut, Dinda menuliskan, "Benciii bgt ama ibu2 hamil yg tiba2 dateng minta duduk.. yaa gw tau lw hamill tapi pliss domg berangkat pagi.. ke stasiun yg jauh sekalian biar dapet duduk gw aja ga hamil bela2in berangkat pagi demi dapet tmpat duduk.. dasar emg ga mau susaah... ckckck nyusain org.."
Berita selengkapnya: Abg tak kenal empati kepada ibu hamil dikecam di sosial media
Advertisement
Florence Sihombing
Seorang mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan untuk meraih gelar S2 di Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi bulan-bulanan netizen Indonesia karena statusnya di Path yang kontroversial.Dalam status terbarunya di jejaring sosial tersebut wanita yang diketahui bernama Florence Sihombing tersebut menuliskan, "Jogja miskin, tolol, dan tak berbudaya. Teman-teman Jakarta-Bandung jangan mau tinggal Jogja."Tulisan tersebut dilatarbelakangi kekesalan dia karena tidak dilayani ketika membeli BBM di sebuah SPBU di Yogyakarta, dengan cara menyerobot atau tidak mau antre.
Berita selengkapnya: Wanita ini jadi Most Wanted karena hina Yogyakarta