Saat CEO Apple kirim email ke karyawan soal kebijakan Trump

Saat CEO Apple kirim email ke karyawan soal kebijakan Trump. CEO Apple Tim Cook pun mengirimkan e-mail kepada para karyawannya. Isinya kurang lebih dia sangat prihatin serta menyesalkan kebijakan Trump terkait hal ini. Bahkan dirinya pun telah bertemu dengan pejabat di Washington.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Saat CEO Apple kirim email ke karyawan soal kebijakan Trump
Tim Cook. © myventure.in

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memperketat masuknya imigran terutama bagi negara-negara mayoritas Muslim. Kebijakan Presiden baru Amerika Serikat ini tentu saja menuai pro dan kontra. Tak terkecuali dari perusahaan-perusahaan teknologi, salah satunya Apple.

Dilaporkan Techcrunch, Minggu (29/1) CEO Apple Tim Cook pun mengirimkan e-mail kepada para karyawannya. Isinya kurang lebih dia sangat prihatin serta menyesalkan kebijakan Trump terkait hal ini. Bahkan dirinya pun telah bertemu dengan pejabat di Washington.

"Saya sudah mendengar banyak dari Anda prihatin dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan kemarin yang membatasi imigrasi dari tujuh negara mayoritas Muslim. Aku pun juga prihatin. Kebijakan ini tidak kami dukung," tulisnya.

Berikut selengkapnya e-mail yang dikirimkan Cook kepada para karyawannya:

"Tim,

Dalam pembicaraanku di Washington minggu ini, aku memperjelas bahwa Apple sungguh meyakini pentingnya imigrasi, baik bagi perusahaan kita ataupun bagi masa depan negara ini. Apple tidak akan eksis tanpa imigrasi, apalagi berkembang dan berinovasi.

Aku mendengar jika banyak dari kalian sangat risau dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan kemarin yang membatasi imigrasi dari tujuh negara mayoritas Muslim. Aku pun juga prihatin. Ini adalah kebijakan yang tidak kami dukung.

Ada karyawan Apple yang secara langsung terpengaruh kebijakan itu. Tim kami sedang menghubungi mereka dan melakukan apapun untuk mendukung mereka. Dan kami menghubungi juga Gedung Putih untuk menjelaskan dampak negatifnya bagi karyawan dan perusahaan kami.

Seperti yang beberapa kali kukatakan, perbedaan membuat tim kita kuat. Dan jika ada satu hal yang kuketahui tentang orang di Apple, itu adalah kedalaman empati dan saling dukung satu sama lain. Itu adalah hal yang penting sekarang dan tidak akan melemah. Aku tahu bisa mengandalkan kalian semua, untuk memastikan setiap orang di Apple merasa diterima, dihormati dan dihargai.

Apple itu terbuka. Terbuka bagi siapapun, tidak peduli dari mana mereka berasal, bahasa apa yang mereka katakan, siapa yang mereka cintai dan bagaimana mereka beribadah. Karyawan kita mewakili talenta terbaik di dunia ini dan tim kita berasal dari setiap sudut bumi.

Seperti perkataan Dr Martin Luther King, "We may have all come on different ships, but we are in the same boat now."

Tim."

Rekomendasi