Saat insiden pengeboman gedung WTC terjadi di tahun 2001 silam, Jennifer Hyman masih seorang gadis yang baru saja lulus kuliah, umurnya pun masih 21 tahun. Tetapi, siapa sangka insiden tragis itu adalah awal dari kesuksesannya.
Setelah insiden '11 September' ekonomi Amerika praktis terpuruk, termasuk perusahaan travel bernama Starwood tempat Hyman bekerja. Tidak mau diam menerima kenyataan itu, Hyman mengajukan sebuah permintaan 'gila' pada presiden Starwood, yakni meminta uang jutaan Dolar AS!
Dengan umur yang masih 21 tahun, tentu saja wajar bila presiden Starwood menolak permintaan Hyman. Namun ternyata sebaliknya, Hyman berhasil mendapatkan uang yang dia minta.
Ternyata Hyman meminta uang untuk memulai sebuah start-up berupa situs bulan madu pertama di dunia. Hyman tahu bila saat itu orang-orang lebih tertarik mendapatkan hadiah bulan madu ketimbang alat-alat masak. Tren pernikahan pun tengah meroket setelah insiden 11 September.
Tak disangka, start-up bulan madu itu booming di Amerika. Bahkan Hyman sempat diundang ke acara talk-show Oprah Winfrey Show untuk membagikan ide kreatifnya. Menurut Hyman, satu hal yang dia yakini dalam memulai bisnis adalah fakta di mana manusia lebih menghargai pengalaman ketimbang kepemilikan akan suatu barang.
"Setiap orang lebih terkesan pada perasaan yang mereka dapat saat kencan pertama ketimbang baju baru yang mereka pakai atau hadiah yang mereka dapat saat kencan itu," ujar Hyman.
Berbekal keyakinan itu, Hyman kembali membuka sebuah start-up baru bernama Rent the Runaway di tahun 2009. Start-up tersebut tergolong sebuah situs jual beli atau e-commerce yang menawarkan peminjaman pakaian desainer terkenal bagi wanita yang ingin menghadiri acara tertentu.
"Kita sering membeli banyak pakaian yang bakal memenuhi lemari dan akhirnya kita buang. Aku ingin menyakinkan orang untuk lebih memilih menyewa pakaian dari pada membelinya," jelas Hyman, Business Insider (13/03).
Usaha Hyman pun tak sia-sia, setelah 6 tahun, Rent the Runaway berkembang pesat dan berhasil membukukan aset total senilai Rp 2,8 triliun!