Beberapa waktu yang lalu, iPhone X diduga tidak laku karena stok di Apple Store super melimpah. Hal ini belum dikonfirmasi oleh Apple, namun berbagai laporan justru menyebut bahwa tak hanya iPhone X sebenarnya laris manis, namun memang rasio produksinya super meningkat.
Kali ini, melansir Phone Arena, seorang analis teknologi dari Rosenblatt China Technology, Jun Zhang, menyebut bahwa Apple telah menjual 15 juta iPhone X unit di seluruh dunia. Angka tersebut mencakup angka penjualan Black Friday, hari pembukaan liburan natal yang identik dengan belanja. Di Black Friday, estimasi penjualan iPhone X mencapai 6 juta unit.
Keuntungan Apple dari angka ini pun luar biasa. Pasalnya, konsumen ternyata lebih memilik iPhone X varian lebih mahal, yakni 256GB. Rasio pembelian 256GB dengan 64GB digadang-gadang mencapai 2:1, sehingga margin kotor keuntungan Apple makin gemuk bagi Apple.
Soal rasio produksi, Apple kini diperkirakan bisa memproduksi 3 juta unit setiap minggunya. Angka ini diperkirakan makin naik sebanyak 33 persen menjadi 4 juta unit, pada bulan berikutnya. Hal ini membuat ketakutan para analis akan kompleksitas produksi iPhone X yang akan buat iPhone X jadi langka, tak pernah terjadi.