Alam selalu bergerak secara seimbang. Saat laut menenggelamkan separuh bumi, maka separuh lainnya akan muncul. Hal ini selalu terjadi secara seimbang."Sudah keseimbangan jika daerah yang di pinggir pantai air lautnya naik dan berkurang daratannya. Namun di utara mengalami perluasan. Biasanya berlawanan," ucap dosen Geofisika UI Mangapul Tambunan di kantornya kepada merdeka.com, Rabu (22/4).Namun proses keseimbangan seperti itu, akan jadi bencana jika keseimbangan alam terganggu. Bisa-bisa yang tenggelam tak muncul lagi, dan daratan baru tidak akan tercipta. Semua ini karena ulah manusia yang merusak alam."Keseimbangan ini bisa terganggu oleh ulah manusia. Kalau dari hasil penelitian yang bisa tenggelam itu kota di dekat pantai seperti Jakarta, Semarang. Seharusnya ada penambahan (daratan) di Cilacap kalau prosesnya tidak terganggu," kata dia lagi.Ketidakseimbangan alam pun bukan hanya bisa menenggelamkan kota besar yang dekat dengan laut, tetapi juga pulau terluar. "Itu biasanya pulau terluar (yang hilang). Pulau yang biasanya dari karang dan bisa tenggelam kalau laut pasang, makannya harus dikelola tanam manggrove dan terumbu di sekitarnya," tutupnya.
Bumi makin rusak, Jakarta & Semarang terancam tenggelam
Alam selalu bergerak secara seimbang. Manusialah yang merusak keseimbangan tersebut.
Rekomendasi