Sudah banyak penelitian kesehatan yang membuktikan bahwa merokok adalah kebiasaan yang mampu merusak tubuh. Kandungan nikotin berikut bahan kimia lainnya dalam rokok akan menempatkanmu pada risiko tinggi untuk terkena tumor, kanker, serangan jantung, merusak kesuburan, hingga risiko mati dini. Merokok juga bisa dibilang sebagai kebiasaan yang menguras kantong serta membuat aroma tubuh jadi tidak sedap. Singkatnya merokok adalah kebiasaan yang sangat merugikan.Bagaimana caranya agar kamu tak terkena dampak merugikan tersebut? Tidak ada saran lain kecuali berhenti merokok! Tidak pernah ada kata terlambat untuk berhenti merokok dan kamu akan terkejut dengan perubahan yang dialami tubuh dari sejak jam pertama hingga beberapa tahun kemudian saat kamu menghentikan kebiasaan buruk ini.
Advertisement
Setelah kamu sukses menahan keinginan untuk merokok di minggu pertama, kamu akan merasakan perubahan pada gigi dan gusi yaitu menjadi lebih sehat. Sebabnya sirkulasi darah di area ini akan kembali normal. Dan ketika mulutmu tidak lagi dibombardir oleh asap serta bahan kimia dari rokok, maka jaringan yang rusak karena penyakit gusi bisa sembuh. Bonusnya, nafas pun tak lagi bau.
Advertisement
Rasa marah, stres, atau depresi karena harus menahan keinginan untuk merokok akan mulai mereda di bulan pertama. Jika kamu masih saja tidak bisa atau tidak sukses menahan keinginan untuk merokok, maka sebaiknya terapi pengganti nikotin tetap dilakukan. Biasanya para perokok butuh waktu 4-5 minggu untuk benar-benar terbebas dari asap rokok.
Advertisement
Sudah bukan rahasia lagi bahwa merokok akan menempatkanmu pada risiko yang tinggi untuk terkena serangan jantung. Namun, saat kamu berusaha berhenti merokok, maka di bulan kedua ini risiko serangan jantung akan menurun. Tak hanya itu saja, kesehatan paru-paru akan meningkat dan nafasmu tak lagi ngos-ngosan.
Advertisement
Lewat waktu 3 bulan, usaha untuk berhenti merokok akan lebih mudah. Batuk yang mengganggu akan berhenti dan ini menandakan bahwa paru-parumu mulai bersih.
Advertisement
Rasa lelah dan sesak napas yang biasanya muncul akibat merokok akan berhenti. "Silia atau kantung udara di paru-paru kembali bersih dan pulih akibat kerusakan yang disebabkan karena kebiasaan merokok meski paru-paru tidak akan pernah sehat 100% seperti saat kamu belum merokok," terang penelitian yang dilansir dari dailyrecord.co.uk.Penasaran dengan keadaan kesehatanmu dalam beberapa tahun setelah berhenti merokok? Simak artikel selanjutnya.