Sekjen PPP ingin tak ada anggaran baru jika pimpinan DPR ditambah satu

Sekjen PPP ingin tak ada anggaran baru jika pimpinan DPR ditambah satu. Menurutnya, jika menambah anggaran justru akan memicu opini buruk masyarakat karena tidak sebanding dengan kinerja legislasi yang selama ini terjadi.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Sekjen PPP ingin tak ada anggaran baru jika pimpinan DPR ditambah satu
Arsul Sani. ©dpr.go.id

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan, pihaknya menerima usulan penambahan 1 kursi pimpinan DPR untuk PDIP dalam revisi UU MD3. Namun, PPP berharap, tidak ada penambahan anggaran bagi pimpinan DPR baru melainkan hanya realokasi dari pos anggaran lain.

"Kalau nambahnya 1, PPP juga berharap tidak menambah anggaran pimpinan DPR. Yang ada direalokasi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12).

Menurutnya, jika menambah anggaran justru akan memicu opini buruk masyarakat karena tidak sebanding dengan kinerja legislasi yang selama ini terjadi.

"Malu juga kita sama rakyat. Nambah anggaran hanya untuk DPR sementara kinerja dinilai masyarakat belum optimal terutama di bidang legislasi," tegasnya.

Soal penambahan kursi pimpinan DPR, Arsul mengakui masih terjadi perdebatan di antara fraksi-fraksi partai. PKB disebut masih berhasrat menempatkan kader di posisi pimpinan DPR selain milik PDIP.

PKB, kata Arsul berdalih, jumlah pimpinan DPR tidak boleh genap karena akan sulit dalam mengambil keputusan. Partainya belum menyetujui usulan dari PKB tersebut.

"Tapi ini belum disepakati, PPP sndiri belum sepakat kalau penambahan pimpinan lebih dari 1," katanya.

Rekomendasi