PKS tak ingin karena Fahri Hamzah internal Demokrat jadi gaduh

Meski demikian, PKS harap Fahri Hamzah diterima dengan baik oleh SBY.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
PKS tak ingin karena Fahri Hamzah internal Demokrat jadi gaduh
Hidayat Nur Wahid. ©2012 Merdeka.com

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid berharap agar keinginan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tak membuat internal partai tersebut gaduh.Pasalnya, isu pertemuan menggelinding bak bola liar, memunculkan sinyal Fahri akan meminta bantuan atas pemecatan atau merapat ke Demokrat. Di sisi lain, Ruhut Sitompul berjanji akan keluar dari Demokrat jika benar Fahri akan bergabung.‎"Saya berharap masalah Pak Fahri tidak memperkeruh di internal Demokrat dan mudah-mudahan semua akan selesai dengan baik. Kita tidak berharap ada masalah di lingkungan Demokrat ya. Demokrat kawan-kawan kami juga, Pak SBY kawan kami juga, dan kami menghormati beliau, jadi kami berharap masalah Fahri tidak membuat mereka menjadi gaduh," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/4). Meski begitu, wakil ketua MPR ini berharap, Fahri diterima oleh SBY dengan sebaik-baiknya. Sebab, dia yakin SBY akan memberikan saran agar Fahri menuruti instruksi dari pimpinan partainya."Mudah-mudahan Pak Fahri bisa mendapatkan pencerahan dari Pak SBY bahwa berpartai itu ada aturannya. Dan aturan itu di antaranya adalah melaksanakan keputusan pimpinan partai, sama dengan Demokrat melaksanakan itu ketika pembahasan revisi UU KPK," tuturnya.Menurut Hidayat, dalam berpolitik itu ada aturan atau batas-batas internal partai. "Itu lah berpolitik juga ternyata ada aturannya, termasuk juga keputusan dari partai, mudah-mudahan kalau Pak Fahri ketemu Pak SBY akan mendapatkan pencerahan itu," pungkasnya.

Rekomendasi