Tak saling kenal, Wandi bacok Barkes pakai parang usai ngobrol
Merdeka.com - Nahas benar nasib Barkes. Pria berusia 50 tahun itu menjadi korban penganiayaan berat yang dilakukan oleh Wandi Setiawan (21). Barkes dibacok oleh Wandi dengan menggunakan dua bilah parang.
"Korban dan pelaku tidak saling kenal, untuk motifnya masih dalam pemeriksaan," kata Kapolres Hulu Sungai Selatan, Kalsel, Kasubag Humas AKP Agus Winartono di Kandangan, Minggu (10/7).
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.00 Wita di Desa Malinau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Polisi kemudian langsung menangkap pelaku. Polisi juga mengamankan dua barang bukti jenis parang yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan penganiayaan terhadap korban bernama Barkes (50).
Kejadian berawal ketika korban Barkes sedang masak-masak bersama keluarganya pada Sabtu (9/7) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita selanjutnya makan bersama sambil mendengarkan musik.
Pada pukul 05.00 Wita, datang seorang laki-laki tidak dikenal dan kemudian diketahui bernama Wandi yang baru pulang dari rumah keluarganya tak jauh dari tempat kejadian.
Pelaku langsung mendatangi korban dan terjadi obrolan, tidak beberapa lama korban meninggalkan pelaku karena ingin buang air kecil.
Secara tiba-tiba pelaku langsung membacok korban menggunakan senjata tajam dan korban pun mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri dan kanan. Setelah dibacok korban sempat lari ke rumah dan meminta pertolongan ke warga sekitar untuk mendapatkan bantuan serta melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa setempat dan ke Polsek Loksado.
"Tidak lama setelah dilaporkan kejadian itu pelaku pun langsung ditangkap bersama barang bukti dua bilah parang dan untuk proses hukum lebih lanjut terhadap pelaku, kasus diserahkan ke Polsek Loksado," katanya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya