Singgah Buang Air Kecil di Pematang Empang, Sopir Menemukan Kerangka Manusia
Merdeka.com - Kerangka diduga manusia utuh ditemukan warga bernama Wartoyo (38), di Kampung Maccini Oto, Kelurahan Bonto Perak, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Rabu (14/11) sore.
Penemuan kerangka itu bermula ketika saksi yang berprofesi sebagai sopir ini menemukan singgah di pematang empang pinggir jalan poros Pangkep-Makassar untuk buang air kecil. Wartoyo kemudian melaporkan penemuan kerangka tergeletak di rumput itu ke kepolisian.
Hari ini, Kamis (15/11), kerangka tersebut telah berada di ruang instalasi forensik RS Bhayangkara, Makassar, setelah dievakuasi semalam.
Perwira Urusan Kedokteran Foreksik (Doksik) Biddokkes Polda Sulsel, AKP Sulkarnain menjelaskan, awalnya dia mendapat telepon dari Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Pangkep, AKP Nico Ericson Reinhold mengenai temuan kerangka tersebut. Setelah mendapat izin dari pimpinan untuk melakukan olah TKP di luar kota, tim langsung bergerak ke Kabupaten Pangkep.
Tiba di Kabupaten Pangkep malam harinya tim langsung melakukan olah TKP bersama penyidik Polres Pangkep. Setelah dievakuasi dan tiba di RS Bhayangkara Makassar, dilakukan rekonstruksi untuk mencocokkan kerangka mulai dari kepala hingga kaki.
"Kuat sekali dugaan kalau itu adalah kerangka utuh manusia. Tapi soal kepastiannya, kita tunggu hasil penyelidikan dan olah TKP lanjutan dari jajaran Polres Pangkep," kata Sulkarnain, ditemui di RS Bhayangkara, Kamis (15/11).
Sulkarnain mengatakan, petunjuk menguatkan dugaan kerangka itu manusia setelah ditemukan baju hangus bertuliskan Darbos di kerangka kepala. Soal apakah kerangka itu habis dibakar atau terbakar, apa jenis kelaminnya dan sejak kapan berada di lokasi temuan, kata Sulkarnain, semuanya itu masih dalam pendalaman.
Hingga kerangka itu ditemukan, AKP Sulkarnain merinci, berdasarkan keterangan dari jajaran Reskrim Polres Pangkep bahwa sopir Wartoyo singgah di pinggir jalan, hendak buang air kecil di semak-semak pematang empang.
Tiba-tiba Wartoyo melihat kerangka itu tergeletak. Dia kemudian memberitahukan ke orang yang tinggal di sekitar lokasi kejadian yakni Hendra (27) dan Juhan (27). Selanjutnya melaporkan temuan tersebut ke polisi.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya