Seskab endus ada orang gunakan Tax Amnesty jadi rumor isu politik
Merdeka.com - Penerapan program pengampunan pajak (Tax Amnesty) oleh pemerintah menuai kontroversi. Sejumlah pihak menilai, program Tax Amnesty justru menekan kalangan menengah ke bawah. Bahkan, undang-undang yang baru disahkan DPR itu digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Menangggapi hal itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku belum mengetahui adanya praktik Tax Amnesty yang menekan masyarakat menengah ke bawah. Namun dia membenarkan beredarnya informasi tersebut.
"Ya ini sudah berkembang karena diviral orang. Bahwa itu benar atau tidak, kita juga kan belum tahu. Tapi yang jelas, semangat Tax Amnesty, bagaimana dana besar yang di luar negeri yang dulu tidak dilaporkan. Karena Tax Amnesty ini harusnya orang memanfaatkan dengan sukarela karena ini merupakan Tax Amnesty, ampunan pajak, bukan kemudian menakut-nakuti terutama bagi masyarakat yang kurang mampu atau menengah ke bawah," jelas Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (29/8).
Pramono memastikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera menanggapi kontroversi program Tax Amnesty yang berkembang.
"Pemerintah, dalam hal ini Presiden, akan segera meminta Kementerian Keuangan dan Dirjen Pajak untuk menjelaskan keresahan ini jangan sampai ke mana-mana. Soalnya ini kan, sampai diframing orang," tuturnya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menduga ada sejumlah pihak yang memanfaatkan program Tax Amnesty sebagai isu politik.
"Ada orang yang menggunakan ini menjadi rumor isu politik. Saya membaca ini semua dan kami meminta Dirjen Pajak segera mengantisipasi ini. Jangan sampai rumor ini berkembang di masyarakat," pungkasnya.
(mdk/sho)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya