Rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur pada kawasan terdampak banjir bandang di Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Indonesia, Kamis (04/12/2025). (AP/Reza Saifullah)
Banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu, 26 November 2025, telah meninggalkan jejak kerusakan yang luas dan mendalam. Ribuan infrastruktur mengalami kerusakan, termasuk rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur. Data dari Posko Penanggulangan Bencana Pidie Jaya mencatat, sebanyak 114 unit rumah hilang total diterjang banjir bandang, 9.174 unit rumah hancur, 453 rusak sedang, dan 789 rusak ringan. Selain itu, 122 rumah ibadah, masjid, dan mushala juga rusak akibat banjir dan longsor. Korban jiwa juga terus bertambah. Per 3 Desember 2025, pukul 12.00 WIB, tercatat 23 orang meninggal dunia, dan delapan orang masih belum ditemukan.
Rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur pada kawasan terdampak banjir bandang di Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Indonesia, Kamis (04/12/2025). AP/Reza Saifullah
Rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur pada kawasan terdampak banjir bandang di Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Indonesia, Kamis (04/12/2025). AP/Reza Saifullah
Rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur pada kawasan terdampak banjir bandang di Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Indonesia, Kamis (04/12/2025). AP/Reza Saifullah
Rumah-rumah warga yang tertimbun lumpur pada kawasan terdampak banjir bandang di Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Indonesia, Kamis (04/12/2025). AP/Reza Saifullah