Hakim Minta Nia Ramadhani Tegar Ketika Menangis Saat Cerita Soal Anak

Usai mendengar pernyataan dari hakim, Nia lanjut meneruskan penjelasannya. Terkait respon anaknya atas kasus yang harus dijalaninya saat ini.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Hakim Minta Nia Ramadhani Tegar Ketika Menangis Saat Cerita Soal Anak
Sidang Lanjutan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. ©2021 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Terdakwa kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, Nia Ramadhani tak kuasa menahan air matanya ketika menceritakan kondisi anaknya saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (16/12). Hal itu diungkapkan menanggapi pertanyaan hakim anggota PN Jakpus Fahzal Hendri.

"Dari perkawinan saudara punya anak berapa orang?" tanya Fahzal di ruang sidang PN Jakpus, Kamis (16/12).

Nia lantas menjelaskan, dirinya memiliki tiga orang anak berusia 9, 6, dan 4 tahun. Nia juga mengatakan bahwa anaknya yang berusia 9 tahun sudah mulai memahami kasus yang menjeratnya.

Kemudian, Fahzal kembali bertanya bagaimana anaknya itu bisa paham. Lalu, Nia menjawab, jika sudah menjelaskan kepada anaknya bahwa ia bersalah. Disaat itulah Nia tak kuasa membendung air matanya ketika meminta maaf kepada anaknya.

"Mamah juga sudah belajar sekarang dan mama minta Mikayla maafin mama," kata Nia sambil terisak.

Usai berucap, Nia nampak mengusap air matanya dengan tangan kiri yang lantas diminta Fahzal untuk jangan menangis dan tetap bersikap tegar, untuk melanjutkan keterangannya.

"Nggak usah nangislah, coba yang tegar, bisa tenang?" tanya Fahzal.

Usai mendengar pernyataan dari hakim, Nia lanjut meneruskan penjelasannya. Terkait respon anaknya atas kasus yang harus dijalaninya saat ini.

"Tapi pada saat itu Anak saya bilang its okay mamah yang penting mamah udah tahu and i'm still proud of you," kata Nia menirukan anaknya.

Setelah itu, Fahzal menasihati Nia agar mencoba memberikan teladan kepada anaknya. Meski setiap orang tua memiliki cara yang berbeda dalam memberi contih baik untuk anaknya, kata Fahzal, keteladanan dari orang tua merupakan hal penting.

"Cobalah saudara berpikir untuk masa depan anak," ujar Fahzal.

Fahzal juga mengungatkan agar Nia juga memikirkan nama baik keluarga besarnya dan keluarga besar mertuanya, untuk tidak kembali mengulangi kejadian seperti ini.

Sebagai publik figur, kata Fahzal, ia akan disorot banyak orang jika membuat kesalahan sedikit saja. Setelah itu, Fahzal menayakan apakah hubungannya dengan Ardi baik-baik saja.

"Jadi itu pembelajaran berharga. Sama suami baik-baik saja?" tanya Fahzal.

"Alhamdulillah makin baik," jawab Nia.

"Jangan makin baik, harus baik dong. Untuk bangun rumah tangga harus baik-baik," timpal Fahzal kemudian.

Pada kesempatan itu, Nia juga semoat mengaku menyesal menggunakan narkotika jenis sabu hingga berujung terjeratnya dalam perkara dugaan penyalahgunaan narkotika. Dihadapan Majelis Hakim, Nia berjanji tidak akan menggunakan barang haram itu lagi.

"Saya menyesal saya menyadari bahwa yang saya lakukan itu salah. Saya enggak akan lagi pakai zat itu lagi," kata Nia ketika diperiksa saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (16/12).

Dihadapan Hakim Ketua Muhammad Damis, Nia merasa menyesal atas tindakannya ini telah membuat susah hidupnya bahkan keluarganya.

"Karena saya merasa enggak membutuhkan lagi dan sudah merusak hidup saya dan bikin susah keluarga," ucap Nia.

Adapun dalam perkara ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah mendakwa pasangan selebriti sekaligus terdakwa Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, serta sopir pribadi Zen Vivanto dengan pasal penyalahgunaan narkoba karena mengkonsumsi narkotika golongan I.

Atas perbuatannya itu para terdakwa pun didakwa telah melanggar Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

Rekomendasi