Kecelakaan sering terjadi rata-rata terjadi karena unsur manusianya sendiri yang kurang memperhatikan untuk mengurangi kebiasaan buruknya saat mengemudi. Khususnya anak remaja yang baru bisa mengemudi haruslah sering mendapat pengawasan orang tua.
Dari hasil penelitian American Automobile Association Foundation mengenai keselamatan dalam berkendara, ternyata remaja putri lebih banyak menggunakan ponsel saat berkendara dibandingkan remaja laki-laki. Dan hasil ini diperoleh dari kamera yang dipasangkan pada sebuah mobil yang digunakan beberapa remaja baik pria maupun wanita.
Dengan pemasangan kamera ini dapat diketahui kebiasaan tiap-tiap remaja saat mengemudikan mobilnya. Dan hasil persentase tertinggi didapatkan adalah mengemudi remaja sambil berkomunikasi di ponsel dan bahkan ber-SMS. Dan remaja putri didapati paling sering melakukan hal ini ketimbang pria, karena mereka sering menggunakan ponsel sebagai media untuk bercerita dan bergosip dengan temannya.
Selain ponsel, para remaja juga sering tidak fokus ke jalan dengan melakukan aktifitas seperti bercanda dengan teman yang berada di sampingnya, mengambil benda-benda yang berada di tasnya bahkan berdandan sambil mengemudi. Dan rata-rata 15% remaja putri pergunakan perangkat elektronik ini saat berkendara.
Perlu diketahui, bahwa penggunaan ponsel saat berkendara sama bahayanya dengan pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh minuman keras atau obat-obatan. Sehingga tingkat kecelakaan pada remaja putri ini kira menjadi perhatian banyak orang terutama para orang tua.
American Automobile Association mencatat 10% wanita saat mengemudi tidak fokus ke jalan dan lebih cenderung punya aktifitas yang tidak seharusnya dilakukan saat berkendara (misalkan berdandan).
Dan 50% kebanyakan wanita juga lebih sering mengambil barang atau sesuatu yang ada pada bangku belakang (tas, belanjaan dan lain-lain). Selanjutnya 25% didapati makan dan minum sambil berkendara, memang untuk hal yang satu ini kaum pria memiliki persentase yang lebih tinggi dari wanita.
Dari data penelitian yang dilakukan American Automobile Association ini kiranya bisa menjadi informasi juga buat kita untuk lebih waspada dan lebih fokus saat berkendara. Para orang tua juga bisa menjadi contoh yang baik saat berkendara agar tidak melakukan berbagai tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang sekitar Anda. (kpl/vin)