Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tiba-tiba mendatangi Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Sebelum melakukan pertemuan, Ahok menegaskan bahwa prostitusi di Kalijodo, Jakarta Utara, dipastikan segera dibongkar."Kita akan bongkar (Kalijodo)," tegas Ahok di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (12/2).Dia menegaskan rencana penertiban tempat bisnis esek-esek ini sudah mendapat dukungan dari Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana.Rencana penertiban mulai digodok Ahok setelah terjadinya kecelakaan 'Toyota Fortuner maut' yang dikemudikan Riki Agung Prasetio (24) menabrak pasangan suami istri di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (8/2) lalu. "Soal Kalijodo, Pak Kapolda dan Pak Pangdam sudah siap dukung," ujarnya.Dengan mendapat dukungan dari pihak keamanan, kata Ahok, Pemrov DKI tinggal mensosialisasi akan ada penertiban kepada warga setempat. Selanjutnya akan diberikan Surat Peringatan pertama (SP1), namun jika tidak ada tanggapan maka dirinya mengaku akan meluncurkan SP2 dan diteruskan dengan SP3.Selain itu, bekas politisi Partai Gerindra itu mengklaim telah menyiapkan rumah susun (rusun). "Kita siapin rusun buat yang mau tinggal," ungkapnya.Lokalisasi Kalijodo dinilai Ahok tidak mendatangkan manfaat. Pasalnya, kawasan tersebut malah dijadikan tempat prostitusi dan berpesta minuman beralkohol. Rencana penertiban juga diklaim Ahok sudah berdasarkan peraturan. "Kalijodo itu jalur hijau," tandasnya.
Tiba di Istana ketemu Jokowi, Ahok pastikan bongkar Kalijodo
Ahok menegaskan penertiban Kalijodo didukung polisi dan TNI.
Advertisement
Rekomendasi