Bangun 4 rusun buat anggota TNI/Polri, Pemprov DKI siapkan Rp 500 M
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) untuk personel TNI-Polri. Tempat tinggal vertikal ini rencananya akan dibangun pada 2017 dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp 500 miliar.
Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Ika Lestari Adji mengatakan, pembangunan rusun ini rencananya akan dibangun di empat lokasi. Namun dia tidak dapat menjelaskan secara pasti di mana saja lokasi tersebut.
"Ya, sudah direncanakan ada di 4 lokasi. Ada di Gambir, yang buat TNI-nya di Cililitan, ada dua lagi tapi saya lupa lokasinya, dan rencanaya juga ada di Jakarta Barat," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/5).
Dia menambahkan, rencana pembangunan rusun ini akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah DKI Jakarta tahun 2017. Namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan. Sehingga pendanaan dilakukan oleh pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
"Dananya sementara ini di APBD, tapi pas jalan nanti ternyata pake CSR ya enggak apa-apa," terangnya.
Ika mengungkapkan, pembangunan empat rusun ini diperkirakan akan mencapai lebih dari Rp 500 miliar. Dana tersebut hanya untuk pembangunan fisik sebab lahan yang digunakan milik TNI atau Polri.
Dia mengaku belum mengetahui nanti pihak TNI atau Polri yang menempatinya akan dikenakan biaya sewa.
"Kalau TNI-Polri kita sementara bangun dulu. Ya mungkin nanti seperti itu (ada biaya sewa) juga mungkin, tapi aturan mainnya belum tahu," ungkapnya.
Pemprov DKI Jakarta hanya menyediakan tempat tinggal yang layak kepada masyarakat, termasuk TNI dan Polri. Ika mengatakan, tujuan memberikan rusun ini agar dapat kemudahan apabila Pemprov DKI membutuhkan bantuan TNI-Polri.
"Tugas kita adalah membangun agar TNI-Polri bisa bekerja dengan baik, dan apabila dibutuhkan pemprov bisa membantu seperti itu," tutupnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya