Ahok: Tolong ajari kami sikat rumah-rumah di bantaran sungai

"Semua pinggirnya sungai juga rumah rumah liar semua. Kita kerja habis-habisan," ujar Ahok.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Ahok: Tolong ajari kami sikat rumah-rumah di bantaran sungai
ahok dan anak-anak tk. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) mengatakan pemerintah memang memiliki tugas pokok untuk memperbaiki infrastruktur untuk mengatasi banjir. Tapi perbaikan ini terkendala oleh kesadaran masyarakat.Contoh ketidaksadaran ini, kata Ahok , seperti masih membuang sampah sembarangan, sehingga ketika arus sungai meluap, beragam sampah akhirnya tersangkut dan menghalangi laju sungai. Selain itu beberapa utilitas juga menghalangi ketika ingin melakukan normalisasi."Semua sampah apa saja ada, kayu macem-macem. Kita kerja, yang namanya kabel Telkom, kabel listrik, bergelantungan semua. Di bawah jembatan orang pada tinggal di sana. Semua pinggirnya sungai juga rumah rumah liar semua. Kita kerja habis-habisan," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (29/1).Ahok menegaskan, soal tidak adanya kesadaran masyarakat itu menjadi salah satu penyebab upaya penanggulangan banjir menjadi terkendala. Padahal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah melakukan banyak upaya, seperti normalisasi sungai dan waduk."Makanya sekarang saya bilang, orang yang mau ajarin kami, tolong ajarin kami deh untuk kami sikat itu rumah-rumah (di bantaran sungai) agar bisa masuk alat berat biar bisa kerja," kata Ahok .

Rekomendasi