Dua bocah berbahasa Prancis muncul dalam video propaganda terbaru kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Keduanya diperkirakan berusia 10 dan 8 tahun ini digunakan ISIS untuk promosi perekrutan militan terbaru.
Menjadi fokus dalam video, keduanya diperlihatkan tengah berlatih penggunaan senjata dan mempelajari kefanatikan ISIS. Video tersebut berjudul "Mengikuti Jejak Ayahku."
Video berdurasi 14 menit ini diawali dengan memperlihatkan wilayah-wilayah di Paris, terutama Menara Eiffel dan Sungai Seine. Tak hanya menggunakan senjata dan juga belajar tentang khilafah, dua bocah ISIS ini juga diperlihatkan sedang mengeksekusi dua tahanan. Mereka menembak kepala dua pria yang menjadi tahanan ISIS itu.
Dikutip dari Daily Mail, Senin (16/5), dalam video yang sama, dua anak kecil ini juga menembak gambar Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Presiden Prancis Francois Hollande sebagai target mereka selanjutnya.
Video ini diluncurkan sehari setelah polisi di Maroko menangkap seorang pria asal Chad.
"Dia ditangkap karena diduga terlibat dalam penyerangan berbahaya di tempat yang banyak turis dan gedung-gedung diplomatik di Maroko," kata Menteri Dalam Negeri Maroko.
Bukan sekali ini saja ISIS menggunakan anak kecil sebagai model dalam video propaganda mereka. Beberapa waktu lalu, seorang bocah diperkirakan berusia 5 tahun, mengancam dunia agar tunduk pada ISIS dengan berbahasa Arab.