Seorang blogger berusia 22 tahun dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Dia divonis bersalah karena memposting laporan tentang bahan kimia yang tumpah dan menghancurkan pantai Vietnam pertengahan tahun lalu. Kantor berita setempat melaporkan, sidang blogger bernama Nguyen Van Hoa terbilang singkat di Provinsi Ha Tinh. Hakim juga menyatakan dia bersalah karena menyebarkan propaganda anti-negara, dengan membuat video dan menulis tentang protes mengenai tumpahan racun tersebut.Cairan racun jenis sianida dan bahan kimia lainnya tumpah di pabrik baja milik Taiwan, melalui pipa limbah. Akibatnya, makhluk laut mati dan pengunjung pantai di sepanjang garis pantai 120 mil jatuh sakit. Ini adalah salah satu bencana lingkungan terbesar di Vietnam, seperti dilansir dari New York Times, Selasa (28/11).Phil Robertson, wakil direktur divisi Human Rights Watch di Asia, mengecam putusan tersebut. "Hukuman Nguyen Van Hoa menunjukkan betapa ketakutannya pemerintah untuk mempertahankan kontrol politik dengan mengalahkan gagasan tentang keadilan dan hak asasi manusia," kata Phil."Bagaimana lagi yang bisa kita jelaskan pada pemimpin sebuah perusahaan internasional yang meracuni samudera, merusak ekonomi pesisir di empat provinsi, bebas melakukan bisnis mereka. Sementara jurnalis muda idealis ini dipenjara karena membantu mengekspos kesalahan mereka?" tambahnya.
Tulis tumpahan cairan kimia beracun, narablog Vietnam dipenjara 7 tahun
Tulis tumpahan cairan kimia beracun, narablog Vietnam dipenjara 7 tahun. Cairan racun jenis sianida dan bahan kimia lainnya tumpah di pabrik baja milik Taiwan, melalui pipa limbah. Akibatnya, makhluk laut mati dan pengunjung pantai di sepanjang garis pantai 120 mil jatuh sakit.
Rekomendasi