Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pria muslim Thailand tersangka baru Bom Bangkok

Pria muslim Thailand tersangka baru Bom Bangkok Sketsa tersangka bom Bangkok. ©Reuters

Merdeka.com - Seorang warga negara Thailand yang tinggal di Distrik Kolok, Narathiwat, ditangkap polisi. Pria muslim bernama Kamarudeng Saho (38) itu dianggap terlibat peledakan bom di Kuil Erawan, Ibu Kota Bangkok, pada 17 Agustus lalu.

Warga selatan Thailand ini sejak tadi malam langsung diterbangkan ke Bangkok untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat dijemput polisi di rumahnya, Saho tidak melakukan perlawanan, seperti dilansir Bangkok Post, Kamis (3/9).

Juru bicara Kepolisian Prawut Thavornsiri mengatakan Saho masuk radar penyidik, setelah berulang kali menelepon Wanna Suansan, tersangka lain. Wanna, seorang warga Thailand yang kini tinggal di Turki, dianggap menyediakan apartemen untuk para pelaku.

"Atas dasar percakapan telepon itu, kami memasukkan (Saho) dalam daftar tersangka," kata Prawut.

dua tersangka baru bom bangkok

Wanna menikahi warga negara Turki dan kini tinggal di sana. Perempuan 26 tahun asal Desa Phang-nga, Thailand ini membantah terlibat terorisme. Kepada surat kabar the New York Times, dia mengaku siap pulang ke tanah airnya untuk membuktikan bahwa dirinya tak bersalah.

Sejak sepekan terakhir, Polisi Negeri Gajah Putih fokus mengejar jaringan dari Turki. Ada data imigrasi menunjukkan 15 hari sebelum ledakan di pusat bisnis Bangkok itu, 20 warga negara Turki datang bersamaan ke negara mayoritas Buddha tersebut.

Lembaga Kajian Terorisme IHS-Jane, Anthony Davies, mengaku belum sepenuhnya yakin ledakan di Bangkok, termasuk upaya melempar granat sehari setelah insiden di dekat sungai Chao Praya, dilakukan jaringan Turki. Tapi seandainya memang warga Turki biang keroknya, maka mereka kemungkinan kelompok 'Serigala Perak'.

Kelompok ini bersimpati pada perjuangan warga Uighur di China ataupun minoritas di Chechnya. Di Provinsi Xinjiang, China, beberapa kelompok Uighur memproklamirkan berdirinya Negara Turkistan Timur, kegiatan makar yang mengundang intervensi militer dari Beijing.

(mdk/ard)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP