Lelaki Yahudi ini tutupi tubuhnya dengan plastik saat di pesawat

Reporter : Vincent Asido Panggabean | Jumat, 12 April 2013 18:01

Lelaki Yahudi ini tutupi tubuhnya dengan plastik saat di pesawat
Lelaki Yahudi tutupi tubuhnya dengan plastik saat menggunakan pesawat. dailymail.co.uk

Merdeka.com - Sebuah foto yang memperlihatkan seorang lelaki Yahudi ortodoks di dalam pesawat dan menutupi seluruh tubuhnya dengan kantong plastik langsung menimbulkan sensasi di Internet baru-baru ini.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (12/4), dari foto itu terlihat pria ini berpakaian serba hitam, di mana pada bagian kepalanya terlihat ikatan plastik yang membungkus seluruh tubuhnya. Hal ini tentu saja menarik perhatian penumpang lain.

Foto yang diunggah ke situs media sosial Reddit kemarin ini menimbulkan dugaan pria itu adalah seorang Kohein, yakni sebutan pendeta dalam agama Yahudi dan dipercaya sebagai keturunan langsung dari Nabi Harun dalam cerita Alkitab. Mereka dilarang untuk terbang melintas di atas kuburan.

Banyak dari antara mereka membungkus diri dengan kantong plastik agar tidak melanggar aturan.

"Dalam komunitas ortodoks dan konservatif, Kohein diharapkan untuk menjauhkan diri dan tidak melakukan kontak dengan orang mati, yang mencakup larangan mengunjungi pemakaman kecuali pemakaman kerabat dekat," kata Rabbi Jeffrey W. Goldwasser dalam artikel di situs about.com.

Sebagai solusi yang terbilang kontroversial, yang juga tidak sepenuhnya disepakati bahkan oleh mereka dari kalangan ortodoks, lelaki ini kemudian menggunakan kantong plastik untuk membuat pembatas antara seorang Kohein dari kenajisan.

Beberapa penerbangan saat ini juga berusaha untuk mengambil jalan tertentu untuk menghindari pemakaman. Selain itu, penumpang juga akan diberitahu terlebih dahulu jika memang ada mayat yang turut dibawa dalam kargo di pesawat itu.

Meskipun hal ini bisa dilihat sebagai solusi meski memang tidak biasa, namun hal ini membuat beberapa penerbangan harus ditunda atau berbalik arah sebab mereka menolak untuk membawa penumpang yang dibungkus dalam sebuah kantong lantaran masalah keamanan.

Bahkan, meski mereka menggunakan sabuk pengaman sekali pun, tetapi penumpang tidak akan mampu memakai masker oksigen atau melarikan diri dengan cepat dari pesawat jika dalam keadaan darurat. Selain itu, masalah yang dapat timbul adalah bagaimana mereka dapat bernapas.

Pada masa sekarang, Kohein memiliki status yang lebih lemah, namun tetap istimewa dalam tradisi Yahudi dan diikat oleh larangan tambahan berdasarkan Yahudi ortodoks.

[fas]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Yahudi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





BE SMART, READ MORE
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Bukan Samuel Rizal, Nikita Mirzani ternyata pacaran sama bule
  • Aksi pemotor berani adang bus yang serobot jalur ini jadi viral!
  • Hadir HUT Gerindra Bandung, Kang Emil betul akan ke Jakarta?
  • Yusril kumpulkan 1 juta tanda tangan untuk lawan Ahok di Pilgub DKI
  • Kemlu belum dapat info ada WNI jadi korban gempa Taiwan
  • Ditinggal PAN & Golkar, Prabowo bilang kami tak takut sendirian
  • Ternyata ini alasan Nikita Mirzani doyan jalin hubungan sama bule
  • Mulai 21 Februari, konsumen bayar kantong plastik Rp 200 per lembar
  • Romi yakin kubu Djan Faridz melunak dan ikut muktamar islah PPP
  • [Video] Detik-detik mendebarkan pesawat tersambar petir di Paris
  • SHOW MORE