Lawan Omicron, India akan Suntik Booster Seluruh Tenaga Kesehatan

India telah melaporkan lonjakan cepat kasus Omicron, yang saat ini jumlah keseluruhan sebanyak 415 kasus di 17 negara bagian.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Lawan Omicron, India akan Suntik Booster Seluruh Tenaga Kesehatan
Tenaga kesehatan di sebuah rumah sakit di Ahmedabad, India, membersihkan alat medis di bangsal khusu. ©Amit Dave/Reuters

India akan mulai memberikan suntikan vaksin booster atau penguat sebagai tindakan pencegahan kepada seluruh tenaga kesehatan dan pekerja garda depan mulai 10 Januari 2022. Hal ini diumumkan Perdana Menteri Narendra Modi pada Sabtu, saat kasus Covid varian Omicron menyebar di seluruh negeri.

Dalam pidato nasionalnya, Modi juga menyampaikan warga yang berusia 15-18 tahun akan mulai disuntik vaksin Covid mulai 3 Januari dan warga yang berusia di atas 60 tahun dengan komorbid akan diberikan suntikan booster setelah mendapat rekomendasi dari dokter.

"Dari sudut pandang pencegahan, pemerintah telah memutuskan tenaga medis dan pekerja garis depan harus mulai mendapatkan dosis pencegahan," jelas Modi dalam pidatonya, dikutip dari Reuters, Minggu (26/12).

India telah melaporkan lonjakan cepat kasus Omicron, yang saat ini jumlah keseluruhan sebanyak 415 kasus di 17 negara bagian.

Pemerintahan Modi telah mempercepat program vaksinasinya, di mana 88 persen dari 944 juta populasi yang memenuhi syarat telah mendapatkan suntikan dosis satu dan 61 persen populasi yang telah divaksinasi lengkap atau dua dosis.

Saat jutaan warga masih menunggu suntikan dosis kedua, pemerintah akan mulai memberikan suntikan booster kepada tenaga kesehatan dan pekerja garis depan. India dilanda Covid gelombang kedua yang sangat parah pada musim panas lalu yang menewaskan puluhan ribu orang.

Ahli medis mengatakan India perlu melipatgandakan kampanye vaksinasinya dan memperluas cakupan untuk mencegah kemungkinan lonjakan baru khususnya di wilayah pedalaman di mana fasilitas kesehatan masih terbatas.

Modi mendesak warganya untuk tetap memakai masker dan mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Pemerintah federal juga telah mendesak negara bagian untuk menghentikan berbagai kegiatan festival yang dihadiri banyak orang sampai tahun baru dan beberapa negara bagian sebagian melarang perayaaan tahun baru.

Infeksi Covid di negara berpenduduk 1,3 miliar ini turun hampir setengah dari sebulan lalu. Dalam 24 jam terakhir, India melaporkan 7.189 infeksi baru, dengan jumlah kasus keseluruhan mencapai 34,78 juta, angka infeksi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Rekomendasi