Keluarga Afghanistan di AS Banjiri Kantor Anggota Parlemen untuk Minta Bantuan

Antrean panjang mengular di luar kantor anggota parlemen Eric Swalwell di Castro Valley, California, AS pekan lalu ketika warga Afghanistan Amerika mencari bantuan dari anggota Kongres Demokrat tersebut untuk menyelamatkan orang-orang yang mereka cintai di Afghanistan.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Keluarga Afghanistan di AS Banjiri Kantor Anggota Parlemen untuk Minta Bantuan
Suasana Kacau di Bandara Afghanistan. ©2021 AFP Photo

Antrean panjang mengular di luar kantor anggota parlemen Eric Swalwell di Castro Valley, California, AS pekan lalu ketika warga Afghanistan Amerika mencari bantuan dari anggota Kongres Demokrat tersebut untuk menyelamatkan orang-orang yang mereka cintai di Afghanistan. Salah satu keluarga bahkan berkendara dari Utah.

“Staf kami kewalahan, tapi mereka tetap melakukan semua yang mereka bisa,” ujar Swalwell pada Selasa, dikutip dari Los Angeles Times, Kamis (26/8).

Setelah Taliban merebut Kabul pada 15 Agustus lalu menyusul penarikan pasukan AS dari Afghanistan, ribuan warga negara Amerika dan Afghanistan yang terjebak di negara yang dihantam perang itu berusaha mendapat bantuan AS agar mereka bisa melarikan diri dari negara tersebut. Tapi para anggota parlemen mengatakan tidak banyak yang mereka bisa lakukan kecuali melakukan upaya terbaik mereka.

Departemen Luar Negeri, yang memberikan seluruh 423 anggota parlemen dan 100 senator alamat email untuk dihubungi untuk membantu konstituen mereka, bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan evakuasi dari Afghanistan dan dibanjiri dengan ribuan permintaan. Beberapa anggota parlemen meminta bantuan organisasi relawan dan NGO.

Distrik di mana kantor Swalwell berlokasi merupakan rumah bagi sejumlah besar populasi warga Afghanistan Amerika di California. Kawasan Teluk San Fransisco merupakan rumah bagi sekitar 60.000 orang Afghanistan Amerika, konsentrasi tertinggi di AS.

Swalwell mengatakan, kotak pesan di Twitternya dibanjiri pesan langsung (DM) dari konstituennya yang meminta bantuan untuk mengevakuasi anggota keluarga mereka. Dia dan stafnya memiliki grup obrolan di mana mereka berbagi permintaan konstituennya, yang saat ini mencapai 1.000.

Baik Swalwell dan Senator Alex Padilla telah menggunakan halaman web dan email mereka untuk membantu orang-orang yang ingin melarikan diri dari Afghanistan. Anggota parlemen lainnya, Ami Bera menyampaikan pada Selasa, kantornya telah mengajukan lebih dari 6.500 nama ke Departemen Luar Negeri.

Anggota parlemen Scott Peters juga mengatakan distriknya yang merupakan salah satu rumah bagi populasi veteran terbesar mendapat banyak telepon dari warga yang meminta bantuan.

“Beberapa dari mereka adalah veteran yang sangat hancur dengan seluruh proses ini,” ujarnya.

Peters mengatakan Departemen Luar Negeri agak lamban menyadari parahnya situasi di Afghanistan, walaupun telah menyiapkan banyak sumber daya saat ini. Atas alasan itu kantornya juga bekerja sama dengan jaringan relawan dan kelompok pihak ketiga seperti Truman Center for National Policy, yang membantu evakuasi warga Amerika dan sekutu dari Afghanistan.

Rekomendasi