Jemaah masjid Al-Aqsa tolak sumbangan makanan berbuka dari Uni Emirat Arab

Jemaah masjid Al-Aqsa tolak sumbangan makanan berbuka dari Uni Emirat Arab. Mereka beralasan negara Teluk itu selama ini mendukung pendudukan Israel di tanah Palestina.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Jemaah masjid Al-Aqsa tolak sumbangan makanan berbuka dari Uni Emirat Arab
Penjagaan Masjid Al Aqsa. ©REUTERS/Ammar Awad

Para aktivis Yerusalem melancarkan kampanye tagar di Twitter #KamiTidakLapar sebagai bentuk penolakan atas sumbangan makanan untuk berbuka puasa yang diberikan oleh Uni Emirat Arab (UAE) di masjid Al-Aqsa. Mereka beralasan negara Teluk itu selama ini mendukung pendudukan Israel di tanah Palestina karena mengirimkan tim balap sepeda dalam tur internasional Giro d'Italia yang melintasi Yerusalem saat perayaan 70 tahun berdirinya negara Israel atau Hari Nakba (Bencana) bagi warga Palestina.

Laman Middle East Monitor melaporkan, Sabtu (19/5), Komite Olimpiade Palestina mengecam keikutsertaan tim balap sepeda UEA dalam tur internasional itu karena langkah itu dianggap mengkhianati perjuangan rakyat Palestina.

Menurut radio Israel berbahasa Ibrani, pemulihan hubungan diplomatik antara UAE dan Israel ditandai dengan diundangnya Menteri Komunikasi Israel Ayub Kara secara resmi untuk melawat ke UAE. Kara juga menyampaikan dia berharap pejabat UAE bersedia membalas kunjungan ke ISrael.

Kantor berita the Associated Press dan the Washington Post sebelumnya melaporkan duta besar UAE dan Bahrain, Yusuf Al Otaibi dan Abdullah BIn Rashed Al Khalifa telah bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di sebuah restoran di Washington.

Bahrain juga mengirimkan tim balap sepeda mereka dalam tur Giro d'Italia kali ini. Menteri Luar Negeri Bahrain bahkan menyebut masalah pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel hanya isu kecil.

"Tidak perlu bermusuhan dengan AS dalam isu kecil seperti ini," kata dia dalam cuitannya di Twitter beberapa waktu lalu.

Rekomendasi