Irak Bangun Tembok di Perbatasan untuk Cegah Militan ISIS Masuk dari Suriah

Tahap awal pembangunan tembok itu dilakukan di Provinsi Nineveh sepanjang 12 kilometer dengan tinggi tembok 3,5 meter, di wilayah Sinjar, sebelah barat laut Irak.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Irak Bangun Tembok di Perbatasan untuk Cegah Militan ISIS Masuk dari Suriah
Para militan dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). alarabiya.net

Sumber di militer Irak kemarin mengatakan, negaranya sedang membangun tembok di sepanjang perbatasan dengan Suriah untuk mencegah masuknya militan Negara Islam Irak dan Suriah.

Tahap awal pembangunan tembok itu dilakukan di Provinsi Nineveh sepanjang 12 kilometer dengan tinggi tembok 3,5 meter, di wilayah Sinjar, sebelah barat laut Irak, kata seorang pejabat senior kepada kantor berita AFP, seperti dilansir laman Al Arabiya, Senin (28/3). Belum diketahui berapa lama tembok itu akan dipertahankan.

Irak yang berbagi perbatasan dengan Suriah sepanjang 600 kilometer berupaya mencegah menyusupnya militan ISIS ke wilayah mereka.

Pada 2018 Irak mengatakan mereka sudah membangun pagar di sepanjang perbatasan Suriah untuk alasan yang sama.

Pemantau Hak Asasi Suriah, pengamat perang Suriah yang berbasis di Inggris, mengatakan pembangunan tembok itu dilakukan di kawasan yang berhadapan dengan Kota al-Shaddadi, Provinsi Hasaka, Suriah.

Januari lalu di Hasaka, militan ISIS menyerang sebuah penjara untuk membebaskan rekan mereka. Peristiwa itu memicu bentrokan yang menewaskan ratusan orang tewas.

Sebagian tahanan diyakini sudah melarikan diri menyeberangi perbatasan masuk ke wilayah Turki atau kawasan yang dikuasai Turki di sebelah utara Suriah.

Rekomendasi