Duterte minta AS berhenti ancam Korea Utara soal uji coba senjata nuklir

Duterte minta AS berhenti ancam Korea Utara soal uji coba senjata nuklir. Hal itu dikatakan oleh Duterte jelang pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump.

Ira Astiana
Oleh Ira Astiana - Reporter
Duterte minta AS berhenti ancam Korea Utara soal uji coba senjata nuklir
Duterte pegang senapan AK-47. ©2017 Malacanang Presidential Photo/Handout via REUTERS

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyarankan agar Amerika Serikat berhenti memberi ancaman kepada Korea Utara. Hal itu dikatakan oleh Duterte jelang pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump. Seperti diketahui, AS, China, Jepang, dan Korea Selatan akan mengadakan pertemuan dengan pemimpin negara Asia Tenggara dan Korut akan menjadi agenda utama dalam pembahasan di pertemuan tersebut."AS, Jepang, China, dan Korea Selatan harus duduk bersama dengan pemimpin Korea Utara untuk mengatasi uji coba senjata rudal rezim Pyongyang," katanya saat menyampaikan pidato di televisi, sebelum terbang ke Tokyo, dikutip dari laman Straits Times, Senin (30/10)."Katakan padanya tidak ada yang mengancamnya dan tidak akan ada perang. Mereka bisa bicara baik-baik dan memulihkan keadaan, jadi hentikan ancamannya, khususnya dari AS, dan yakinkanlah bahwa tidak akan ada yang berencana menggulingkan Kim Jong-un," lanjutnya.Duterte juga menambahkan, dia akan membahas berbagai hal dengan Trump dengan cara yang paling benar dan dia yakin akan memiliki pemahaman yang seirama dengan presiden AS itu.Selain itu, Duterte juga dijadwalkan untuk membahas ancaman regional yang dilakukan oleh Korut dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe.Kedua pemimpin negara itu memang sudah menunjukkan hubungan dekat terlebih setelah Abe mengunjungi rumah Duterte. Abe juga diketahui tidak pernah memberi kritik apapun terhadap kampanye anti-narkoba yang diserukan Duterte.

Rekomendasi