Dianggap penyihir, bocah dua tahun kelaparan ditelantarkan keluarga

Dia selama ini hanya makan dari makanan bekas yang dilempar orang untuknya.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Dianggap penyihir, bocah dua tahun kelaparan ditelantarkan keluarga
pekerja kemanusiaan memberi minum dan makanan bocah nigeria dua tahun. ©Daily Mail

Pekerja kemanusiaan asal Denmark Anja Ringgren Loven akhir bulan lalu menemukan seorang bocah dua tahun di Nigeria yang terlantar di jalanan dalam keadaan sangat mengenaskan. Badannya telanjang, kotor, kurus, cacingan, dan kelaparan. Dia selama ini hanya makan dari makanan bekas yang dilempar orang untuknya.Bocah itu ditelantarkan keluarganya karena dianggap penyihir.Loven kemudian menolong bocah yang terlantar selama delapan bulan itu dengan memberinya minum dan makanan.Koran the Daily Mail melaporkan, Selasa (16/2), Loven lalu menyelimuti bocah itu dan membopongnya untuk membawanya ke rumah sakit.

bocah nigeria diselamatkan pekerja kemanusiaan ©Facebook


Loven adalah pendiri dari Yayasan Pengembangan dan Bantuan Pendidikan Anak-anak Afrika. Dia mendirikan yayasan itu tiga tahun lalu dengan tujuan menyelamatkan anak-anak Afrika yang ditelantarkan keluarganya karena dianggap penyihir. Tak jarang anak-anak itu malah dibunuh oleh keluarganya sendiri."Ribuan anak dituding sebagai penyihir dan kita sering melihat mereka disiksa, dibunuh, dan ketakutan," tulis dia di Facebook disertai foto-foto saat dia menolong bocah dua tahun itu yang kini diberi nama Hope."Hope kini dalam kondisi stabil. Dia bisa makan sendiri dan tubuhnya merespon obat-obatan yang dia minum," ujar Loven."Dia sekarang sudah punya tenaga untuk bangun dari tidur dan tersenyum. Dia anak kecil yang kuat."

Hope ©Facebook

Dua hari setelah Loven meminta bantuan dari yayasannya untuk membiayai pengobatan Hope, dia menerima sumbangan sebesar USD 1 juta dari seluruh dunia."Dengan uang yang ada, kami bisa memberi Hope pengobatan terbaik dan membangun klinik untuk menyelamatkan lebih banyak anak-anak dari penyiksaan," ujar Loven.

Rekomendasi