PALEMBANG – Pengelola ruas Tol Kayuagung–Palembang, PT Waskita Sriwijaya Tol (WST), memprakirakan puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diprediksi pada Selasa, 24 Maret 2026, dan gelombang kedua pada Minggu, 29 Maret 2026.
Prediksi ini didasarkan pada peningkatan volume lalu lintas yang signifikan di ruas tol tersebut. Pada Minggu, 22 Maret 2026, tercatat 18.300 unit kendaraan melintas, naik drastis dari 10.700 unit pada Sabtu sebelumnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, WST telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi para pemudik yang kembali setelah merayakan Lebaran.
Advertisement
Advertisement
Deputi Area Manajer Transaksi Tol Kayuagung–Palembang, Sumarno, menjelaskan bahwa volume lalu lintas mulai menunjukkan peningkatan yang jelas. Data pada Minggu, 22 Maret 2026, menunjukkan 18.300 unit kendaraan melintas, jauh lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya.
Pada puncak arus balik, jumlah kendaraan diprediksi akan menyentuh angka 21.000 unit. Angka ini relatif stabil jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Guna mempercepat durasi transaksi di gerbang tol, WST menambah kapasitas gardu. "Kapasitas gardu di Gerbang Tol (GT) Keramasan ditambah dari empat menjadi enam gardu," kata Sumarno.
Advertisement
Selain itu, pihak pengelola juga menyiagakan delapan unit mobile reader. Petugas siaga juga ditambah untuk melakukan sistem jemput transaksi atau tapping manual apabila terjadi antrean panjang.
Advertisement
Untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tidak tertumpu pada satu waktu, WST memberlakukan program diskon tarif tol. Diskon sebesar 20 persen akan diberikan pada 26–27 Maret 2026 bagi pengguna jalan yang menuju arah Lampung.
Sementara itu, pada 28 Maret 2026, diskon tarif sebesar 10 persen akan berlaku. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pemudik untuk memilih waktu perjalanan yang berbeda.
Khusus kendaraan Golongan I, gerbang tol fungsional Barrier Gate Keramasan Utama juga akan dioperasikan. Operasional ini dimulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas.
Advertisement
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya komprehensif WST. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026.
Advertisement
Sumarno memastikan kondisi infrastruktur jalan Tol Kayuagung-Palembang dalam keadaan baik. Proses rekonstruksi di sejumlah titik krusial telah selesai dilakukan sebelum periode mudik.
Selama periode mudik dan balik, lalu lintas diarahkan melalui jalur yang mantap dan bebas lubang. Hal ini menjamin keamanan dan kenyamanan pengendara.
Pengendara diimbau untuk selalu mematuhi batas kecepatan maksimal 80 kilometer per jam. Selain itu, penting untuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan prima sebelum memulai perjalanan.
Advertisement
Kecukupan saldo uang elektronik juga harus diperhatikan sebelum memasuki tol. "Jika lelah, pengendara disarankan beristirahat di tempat istirahat (rest area) yang tersedia, salah satunya di KM 360," ujarnya.
Sumber: AntaraNews