Wisata Lebaran Bandung 2026: Kabupaten Bandung Diserbu Ratusan Ribu Wisatawan

Kabupaten Bandung mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan, mencapai 146.564 orang, selama periode libur Lebaran 2026. Data ini menunjukkan popularitas destinasi Wisata Lebaran Bandung dan memicu kepadatan lalu lintas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wisata Lebaran Bandung 2026: Kabupaten Bandung Diserbu Ratusan Ribu Wisatawan
Kabupaten Bandung mencatat lonjakan signifikan kunjungan wisatawan, mencapai 146.564 orang, selama periode libur Lebaran 2026. Data ini menunjukkan popularitas destinasi Wisata Lebaran Bandung dan memicu kepadatan lalu lintas. (AntaraNews)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mencatat lonjakan jumlah wisatawan yang signifikan selama periode libur Lebaran 2026. Sebanyak 146.564 wisatawan mengunjungi 20 destinasi wisata di wilayah tersebut, terhitung dari tanggal 18 hingga 24 Maret. Angka ini menunjukkan daya tarik Kabupaten Bandung sebagai tujuan liburan favorit.

Kepala Disparekraf, Wawan A. Ridwan, menjelaskan bahwa mayoritas pengunjung adalah wisatawan domestik. Namun, tercatat pula 906 wisatawan mancanegara yang turut menikmati keindahan Kabupaten Bandung selama periode tersebut. Kehadiran wisatawan asing menambah keragaman pengunjung di destinasi lokal.

Destinasi wisata di kawasan Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung Selatan dan Bandung Utara tetap menjadi primadona utama. Kawasan-kawasan ini menjadi tujuan utama bagi para pelancong selama periode libur Lebaran. Peningkatan kunjungan ini berdampak positif pada sektor pariwisata daerah.

Beberapa destinasi unggulan di Kabupaten Bandung menunjukkan angka kunjungan yang impresif selama libur Lebaran 2026. Kawah Putih, salah satu ikon wisata alam, berhasil menarik sekitar 44.000 pengunjung. Angka ini menegaskan popularitas Kawah Putih di kalangan wisatawan yang mencari keindahan alam.

Selain Kawah Putih, Tahura (Taman Hutan Raya) juga menjadi magnet bagi wisatawan dengan mencatat 24.000 kunjungan. Sementara itu, Glamping Patengan menyambut sekitar 15.000 wisatawan selama periode yang sama. Destinasi-destinasi ini menawarkan pengalaman liburan yang beragam, mulai dari petualangan alam hingga relaksasi di penginapan unik.

Kunjungan wisatawan tidak hanya terpusat pada tiga lokasi tersebut, tetapi juga tersebar di berbagai destinasi lainnya. Lokasi-lokasi ini dikelola baik oleh pemerintah daerah maupun pihak swasta. Hal ini menunjukkan kekayaan pilihan Wisata Lebaran Bandung yang tersedia bagi pengunjung, memastikan ada sesuatu untuk setiap selera.

Peningkatan jumlah wisatawan selama libur Lebaran 2026 turut diiringi oleh lonjakan volume kendaraan yang masuk ke Kabupaten Bandung. Disparekraf mencatat sebanyak 227.809 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol Soreang selama periode tersebut. Angka ini mengindikasikan tingginya mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata di Kabupaten Bandung.

Volume kendaraan yang tinggi ini secara signifikan memicu kepadatan lalu lintas, terutama di kawasan Pacira. Kawasan tersebut menjadi titik paling padat selama periode libur. Kepadatan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelolaan arus wisata dan kenyamanan perjalanan.

Selain melalui Gerbang Tol Soreang, pergerakan kendaraan juga terjadi melalui jalur-jalur alternatif. Jalur-jalur ini umumnya menuju ke arah Pangalengan dan Bandung Utara. Peran jalur alternatif sangat penting dalam membantu mengurai kemacetan dan mendistribusikan lalu lintas.

Menanggapi situasi ini, Disparekraf Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan wisata. Upaya yang dilakukan meliputi penataan arus kunjungan dan kendaraan. Pengaturan titik kepadatan serta pengelolaan destinasi wisata akan menjadi fokus utama untuk memastikan pengalaman liburan yang lebih baik di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi